0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Mantan Perangkat Desa Korban Pensiun Dini Terima Kompensasi

Ratusan manta perangkat desa terima kompensasi pensiun dini, Selasa (16/10). (Dok.Timlo.net/ Sahid B Susanto)

Sukoharjo — Mantan Perangkat Desa (Perdes) yang dipensiun dini karena imbas dari Perda No 5 tahun 2006, akhirnya menerima dana kompensasi dari Pemkab Sukoharjo. Penyerahanan Dana Kompensasi tersebut dilakukan di Pendopo Graha Satya Praja Setda Pemkab Sukoharjo, Selasa (16/10) diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya.

Masing-masing Perangkat Desa menerima dana kompensasi sebesar Rp 5, 058 Juta. Jumlah tersebut berbeda jauh dengan tuntutan Perangkat Desa, yang jika diperhitungkan sesuai masa kerja selama 5 tahun, penghasilan mereka mencapai Rp 40 juta.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, meskipun dana kompensasi yang diberikan tidak sesuai tuntutan para Perangkat Desa, namun harus dan patut di syukuri. Pemkab Sukoharjo berusaha semaksimal mungkin memperjuangkan kompensasi bagi perangkat desa korban Perda no 5 tahun 2006 yang mengakibatkan pensiun dini 5 tahun sebelum masa kerja habis di usia 65 tahun.

“Saya minta ini disyukuri. Kita harus legowo. Karena memang harus disesuaikan dengan kekuatan kondisi keuangan Pemkab Sukoharjo. Saya harap dana kompensasi ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pemkab sudah memperjuangkan,” ujar Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

Ditegaskan Bupati, penyerahan dana kompensasi tersebut sengaja dilakukan secara serentak di Pendopo GSP Pemkab Sukoharjo, untuk menghindari adanya potongan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Memang sengaja saya kumpulkan disini biar transparan dan perlu diketahui kompensasi ini harus diterima perangkat desa penuh tanpa potongan,” tegas Bupati Wardoyo.

Diketahui, keputusan pemberian dana kompensasi atau ganti rugi bagi 390 mantan perangkat desa tersebut muncul, setelah dimenangkannya gugatan atas perda no 5 tahun 2006 yang berisi batas usia maksimal perangkat adalah 60. Artinya Perda no 5 tersebut batal dan masa kerja perangkat dikembalikan ke usia 65. Sesuai petunjuk dari Gubernur, seluruh perangkat desa yang menjadi ‘korban’ pensiun di usia 60  diberikan dana kompensasi.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge