0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Makelar Serbu Lelang Motor Milik Pemkab Klaten

Para peserta lelang melihat-lihat sepeda motor bekas milik Pemkab Klaten yang akan dilelang secara terbuka pada Rabu (16/10). (Dok.Timlo.net/ Epri)

Klaten – Seribuan orang mulai mendaftarkan sebagai peserta lelang sepeda motor bekas yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten di komplek Setda Klaten, Selasa (16/10). Dari peserta yang ikut lelang kebanyakan merupakan makelar sepeda motor.

Selain para makelar, banyak pula para lurah dan kepala desa (kades) ikut lelang. Mereka ingin membeli kembali motor dinas yang pernah dipakainya sejak tahun 2004 silam.

“Hingga Selasa sore, jumlah pendaftar yang ingin ikut lelang diperkirakan mencapai seribuan orang yang datang dari berbagai daerah,” ujar Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Klaten, Sunarno, Selasa (16/10).

Menurut Sunarno, peserta lelang tertarik karena pelaksanaan harga sepeda motor termurah ditentukan hanya Rp27.000 per unit. Sedangkan yang termahal adalah motor bekas kades seharga Rp1,5 jutaan per unit.

“Harga dasar yang rendah itu membuat peserta membludak. Tidak hanya warga Klaten saja namun ada juga warga dari luar kota yang ikut-ikutan mendaftar,” jelas Sunarno.
Sunarno mengatakan, lelang terbuka kendaraan bekas yang merupakan aset Pemkab Klaten itu merupakan kerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surakarta.

“Ada sebanyak 481 unit sepeda motor yang dilelang secara terbuka. Kendaraan itu merupakan bekas kendaraan dinas yang dipakai oleh pejabat dari berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD), sekretaris camat, lurah dan kepala desa di Klaten,” ujar Sunarno.

Sunarno menjelaskan, setelah melalui proses pendaftaran selesai kemudian akan dilanjutkan lelang terbuka yang digelar pada Rabu (17/10). Dalam proses lelang itu, setiap peserta boleh menawar lebih dari satu unit sesuai jaminan yang diserahkan.

“Dari hasil lelang terbuka tersebut, Pemkab Klaten menargetkan pendapatan sebesar Rp800 juta untuk kas daerah,” imbuh Sunarno.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge