0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Dia! 5 Makanan Alami Anti Radang

(dok.timlo.net/aris arianto)

Timlo.net — Peradangan seringkali ditunjukkan dengan warna merah di kulit, rasa panas, bengkak dan rasa sakit di area tubuh tertentu. Peradangan adalah cara tubuh menyembuhkan diri sendiri, membawa lebih banyak aktivitas imun ke bagian tubuh yang mengalami luka atau infeksi. Akan tetapi, saat peradangan terus terjadi atau di luar kendali, maka tubuh bisa rusak.

Menurut pelopor kesehatan holistik Dr Andrew Weil, dilansir dari doctoroz.com, peradangan kronis adalah akar dari banyak penyakit serius termasuk penyakit jantung, kanker dan penyakit Alzheimer. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan peradangan kronis seperti kurang olahraga, faktor genetis, dan racun. Bahkan pola makan di mana orang mengkonsumsi gula buatan dan lemak trans bisa menjadi penyebabnya juga.

Tapi jangan kuatir. Ternyata ada makanan alami tertentu yang bisa membantu penyembuhan internal dan mengurangi peradangan secara sistemastis. Berikut lima makanan alami tersebut:

1. Sayuran dan buah kaya karotenoid

Karotenoid adalah pigmen yang ditemukan dalam buah dan sayuran, mengandung bahan anti peradangan dan antioksidan yang ampuh yang bisa melawan radikal bebas. Konsumsi sayur dan buah dengan warna pelangi: kubis ungu, butternut squash, arugula hijau tua, dll.

Sementara itu, sayuran kaya karotenoid adalah kol bunga orange. Sedangkan buah dan sayuran lokal yang mengandung karotenoid adalah wortel, ubi, mangga, labu, tomat, semangka, jambu biji, anggur merah, pepaya, bayam, parslei, alpukat, dll.

Cobalah mengkonsumsi buah dan sayuran ini antara empat hingga lima porsi per hari.

2. Biji utuh dan biji retak

Biji utuh dan biji retak adalah biji-bijian yang kulitnya masih melekat baik secara utuh maupun sebagian (besar), sebagai kebalikan dari tepung biji biasa di mana kulitnya sudah dikelupas. Makanan kaya serat ini dicerna perlahan-lahan, yang membantu menghindari peningkatan gula darah yang bisa menyebabkan peradangan.

Pilihan yang sehat mengandung biji utuh dan biji retak adalah beras merah, menir, barley dan quinoa. Cobalah konsumsi sebanyak 3-5 porsi per hari.

3. Minyak yang mengandung polifenol

Polifenol dalam minyak seperti minyak zaitun mentah adalah antioksidan yang kuat yang menolong mengurangi peradangan di seluruh tubuh. Makan 5-7 porsi per hari. Satu porsi setara dengan 1 sendok teh. Anda juga bisa mendapatkan polifenol dari makanan-makanan lain seperti lemak baik termasuk kacang-kacangan (walnut, kacang mete, dll) atau alpukat.

4. Ikan dan makanan laut

Sama dengan minyak zaitun mentah, ikan dan makanan laut kaya asam lemak omega-3, yang dipercaya bisa mengurangi peradangan. Cod hitam (sablefish), herring, sardin dan salmon adalah sumber yang kaya lemak omega-3. Makan sebanyak 2-4 porsi makanan laut per minggu. Satu porsi setara dengan 4 ons.

5. Bumbu dapur

Bumbu-bumbu makanan yang mengandung zat anti peradangan adalah cabe, basil, kayu manis dan kunyit. Kunyit khususnya memiliki kandungan anti peradangan alami yang sangat banyak karena zat aktif kurkumin yang ada di dalamnya. Tidak ada batasan jumlah porsi yang boleh kita makan, kita bebas mengkonsumsi bumbu-bumbu ini dalam jumlah berapapun.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge