0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Solo Jadi Kota Tertib Ukur

Wakil Menteri (Wamen) Perdagangan Bayu Krisnamurthi (kanan) bersama dengan Wakil Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (timlo.net - dhefi)

Solo – Kota Solo ditetapkan menjadi Kota Tertib Ukur oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Penetapan Kota Tertib Ukur didasarkan pada komitmen Pemerintah Daerah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP).

Berdasarkan Keputusan Menteri Perdagangan (Mendag) No 954/M-DAG/KEP/10/2012 tentang penetapan Kota Solo sebagai daerah tertib ukur, Pemkot Solo dipandang telah memberikan perlindungan kepastian hasil pengukuran bagi masyarakat yang menggunakan UTTP. “Saya memberikan apresiasi. Selama ini hasil pemeriksaan terhadap alat ukur telah dibukukan,” kata Wakil Menteri (Wamen) Perdagangan Bayu Krisnamurthi, Selasa (16/10).

Saat ini, terdapat 184.037 unit alat ukur yang ada di Solo yang terdiri dari meteran air, meter KWH, argo taksi, pompa BBM dan timbangan serta alat ukur lain. Dari jumlah tersebut, 110.453 di antaranya sudah dilakukan tera atau pemeriksaan. Hasilnya, 73.598 alat ukur dinyatakan tidak sesuai. Sebanyak 603 alat disetel ulang, selebihnya sekitar 72.995 alat diganti oleh Pemkot. “Yang saya apresiasi, Pemkot mau mengganti alat ukur yang tidak sesuai dengan alat ukur yang baru,” terang Wamen.

Sementara, Wakil Walikota (Wawali) Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku, semua alat UTTP yang ada di Kota Solo sudah diberi tanda tera. “Semua pemilik alat UTTP diberi penjelasan mengenai penggunaan alat-alat tersebut secara benar,” terang Rudy, sapaan Wawali.

Pemkot sendiri telah melakukan pengawasan penggunaan alat-alat itu tiap tahun melalui proses tera ulang. “Sudah menjadi program tahunan,” ungkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge