0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mayoritas Warga Miskin Solo Pakai Jasa Leasing

Bambang Ary Wibowo, (timlo.net - dhefi)

Solo —  Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Solo menyatakan mayoritas warga miskin Kota Bengawan, cenderung menggunakan jasa perusahaan pembiayaan (leasing) guna mendukung kebutuhan ekonominya.

Hal tersebut, diakui Ketua BPSK Solo, Bambang Ary Wibowo, telah menimbulkan kekhawatiran tersendiri. “Kekhawatiran kami di BPSK, khusus untuk Kota Solo boleh dikata 25 persen penduduknya berada di garis kemiskinan ya. Ternyata dari 25 persen tersebut, lebih dari 50 persennya itu berhubungan dengan leasing,” kata Bambang, saat ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Salah satu hal pokok yang memicu kekhawatiran pihak BPSK, yakni adanya kredit bermasalah yang harus dialami sejumlah debitur. Pasalnya, dari sejumlah warga miskin yang menggunakan jasa leasing, ternyata sebagian besar angsurannya macet.

“Ini potensi konflik juga kalau kita tidak berhati-hati, seperti yang terjadi di beberapa daerah. Makanya saya mengimbau kepada teman-teman leasing, ketika mereka melaksanakan pekerjaannya itu, mohonlah sesuai aturan yang berlaku,” tandas Bambang.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge