0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Korban Pembunuhan

Sukardi Ditemukan Tewas di Pinggir Bengawan Solo

Beberapa warga sedang membangun kuburan Sukardi (33) yang diduga menjadi korban pembunuhan, Senin (15/10) pagi. (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Sukardi (33), warga Dukuh Karangtanjung RT 06 A, Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang Sragen, ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir anak Sungai Bengawan Solo atau saluran irigasi Colo Timur, daerah Purwoasri, Kroyo, Karangmalang, Senin (15/10).

Kuat dugaan Sukardi tewas karena dibunuh oleh sesorang setelah sebelumnya sempat dianiaya. Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh seorang warga Kampung Tamansari, Sukiyo, sekitar pukul 05.00 WIB.  Sukiyo lantas memanggil warga di sekitarnya dan menceritakan tentang penemuan jenazah tersebut. Menurut salah satu warga, Subandi, waktu itu korban dalam keadaan tertelungkup, muka sobek dan luka parah.

Dari hasil olah TKP aparat Polres Sragen, di sekitar tubuh korban terdapat banyak bercak darah. Tidak jauh dari tubuh korban, terdapat sebuah motor Yamaha Force One dengan Nopol AD 5469 EP, yang diduga merupakan milik korban Sukardi.

Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi, ketika berada di TKP menyatakan, belum bisa memastikaan sebab-sebab kematian korban. Ada dugaan korban dibunuh oleh sesorang setelah dianiaya. Kendati demikian Kapolres belum bisa memberikan pendapat tentang motif di balik peristiwa tersebut.

“Memang telah kita temukan seorang laki-laki umur sekitar 36. Ada bekas-bekas telah terjadi penganiayaan, ada luka di sebelah kanan pelipis. Kasusnya baru kita selidiki,” kata Kapolres.

Sementara itu jenazah korban setelah dilakukan otopsi di rumah sakit di Surakarta langsung dibawa pulang. oleh pihak keluarga jenazah Sukardi langsung dimakamkan tidak jauh dari rumahnya di Kampung Karangtanjung.

Salah seorang kerabat korban, Landak Wibowo (47), warga Sidikan RT 17, Pelemgadung, ketika ditemui Timlo.net di lokasi pemakaman mengatakan, dirinya tidak mempunyai firasat apa-apa yentang kematian keponakannya tersebut. Menurutnya dia mengenal keponakannya biasa-biasa saja dan tidak punya masalah dengan orang lain. Apalagi mempunyai musuh.

“Saya kenal dia itu baik-baik saja, tidak punya masalah, musuh juga tidak ada. Kalau masalah pergaulan sehari-hari ya biasalah anak muda memang seperti itu,” katanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge