0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Langgar SOP,

Pengelola Gudang Semen Purwosari Diperingatkan

Petugas sedang melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap gudang semen Purwosari (timlo.net - dhefi)

Solo – Pengelola gudang semen milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di kawasan Stasiun Purwosari, Solo diberi peringatan. Sebab, keberadaan gudang untuk distribusi perusahaan semen besar tersebut dinilai melanggar sejumlah ketentuan.

Hal itu diketahui manakala dilakukan evaluasi dan pemantauan terhadap gudang semen Purwosari oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo, Dinas Tata Ruang Kota (DTRK), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Solo. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, gudang semen dinilai melanggar UU No. 22/2009 tentang Lalu-lintas dan Perda No. 6/2005 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan.

“Dalam Undang-undang maupun Perda, diwajibkan melakukan evaluasi dan pantauan terhadap bangunan-bangunan yang berpengaruh pada lalu lintas di sekitarnya,” kata Kasi Manajemen Rekayasa Lalu-lintas Dishubkominfo Kota Solo Muhammad Usman kepada wartawan, Senin (15/10).

Menurutnya, ada dua hal yang menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut. Pengguna gudang semen diduga tidak menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara benar. “Bongkar muat semen harusnya dilakukan di dalam, bukan di luar seperti ini. Jadi begitu banyak debu yang bertebaran, yang mengakibatkan polusi,” terangnya.

Satu hal lagi, yakni masalah transfer moda transportasi yang selama ini dilakukan. Harusnya, jalur distribusi semen dari kereta api dimasukkan dalam gudang baru didistribusikan dengan menggunakan truk bermuatan total 5,5 ton. Namun kenyataannya, banyak truk-truk besar bermuatan lebih dari 25 ton melakukan bongkar muat di gudang tersebut.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge