0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Di DPRD Solo, 19 Oktober

Pelantikan Rudy, Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu

Walikota Solo Hadi Rudyatmo (dok/timlo.net/dhefi nugroho)

Solo — Saat pelantikan FX Hadi Rudyatmo sebagai Walikota Solo, pada Jumat (19/10), kalangan DPRD Solo meminta pelayanan publik di Kota Solo tetap berjalan seperti biasa. Dewan meminta masyarakat tidak larut dalam euforia pelantikan tersebut.

Wakil Ketua Komisi I, Dedy Purnomo, mengatakan euforia pelantikan tidak seharusnya ditanggapi dengan perayaan yang berlebihan hingga pelayanan publik libur. “Jangan larut dalam euforia justru pelayanan ditinggalkan, kami tidak berharap bahwa meskipun sebagai penghormatan kami tidak mengharuskan pelayanan publik diliburkan,” ujarnya, Senin (15/10).

Dedy menjelaskan saat pelantikan Walikota Solo, pelayanan hanya sampai pukul 11.00 WIB karena bertepatan dengan hari Jumat. “Hari Jumat di sejumlah pelayanan biasanya sampai pukul 11.00 WIB. Justru karena pelayanan hanya setengah hari harus dioptimalkan dan jangan sampai libur,” ujar legislator PAN ini.

Ditambahkan, saat pelantikan Rudy itu tidak semua jajaran PNS di Kota Solo diundang. Untuk itu, tidak semestinya seluruh PNS datang ke DPRD guna menyaksikan pelantikan. “Pelantikan yang diundang hanya orang-orang tertentu dari dinas-dinas yang ada di Kota Solo, yang lain tetap melayani masyarakat,” tuturnya.

Senada, Wakil Ketua DPRD Supriyanto menegaskan pelayanan publik harus tetap jalan saat Rudy dilantik sebagai Walikota Solo. Pihaknya tidak merekomendasikan pelayanan publik diliburkan saat Rudy dilantik. “Pelantikan harus tetap jalan. Jangan meninggalkan pelayanan. Kan yang diundang hanya kepala saja,” jelasnya.

Ditambahkan, mengingat kapasitas Graha Paripurna (DPRD Solo) yang hanya menampung 350 tempat duduk, DPRD hanya akan mengundang 350 undangan. “Kami sebar besok Selasa (16/10). Undangan ke Muspida, kalangan eksekutif, serta kepala daerah Soloraya dan provinsi,” jelasnya.

Supriyanto menambahkan, pihaknya menyiapkan tenda di luar gedung Graha Paripurna guna berteduh masyarakat umum yang ingin menyaksikan pelantikan tersebut. Tidak hanya itu, tenda dipersiapkan untuk pentas para pengisi acara.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge