0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Lacak Jaringan Narkoba Sragen

Salah satu tersangka jaringan peredaran narkoba, diapit Kapolres Sragen, AKBP Susetio Cahyadi dan pejabat Polres lainnya, da;am jumpa persnya, Sabtu (12/10). (dok.timlo.net/agung)

Sragen — Jajaran Polres Sragen menyergap seorang bandar ganja, Agung Priyono alias Penceng (31) di rumahnya, Kampung Candibaru, Plumbungan, Karangmalang, Sragen, Selasa (9/10). Dalam penangkapan itu petugas berhasil menyita 2 buah linting rokok kecil yang diduga daun ganja. Petugas sendiri saat ini masih melakukan pengusutan untuk membongkar jaringan peredaran ganja di wilayah Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi dalam jumpa persnya, Sabtu (13/10) menyatakan, penangkapan itu bermula, ketika petugas yang curiga dengan aktivitas pelaku mengawasi gerak-geriknya. Lantas salah satu petugas mendatangi pelaku yang tengah duduk di teras. Namun saat didatangi petugas, pelaku nampak gelisah dan mencoba menyembungikan sebuah lintingan kecil di kantong celananya. Setelah digeledah petugas, ternyata lintingan rokok yang ditengarai ganja.

Sebelumnya, petugas juga menggerebek ajang pesta sabu-sabu di sebuah hotel di Sragen.  Seorang pencandu Narkoba bernama Parmin (36), warga Kerisan, Tangkil, berhasil ditangkap di halaman Hotel Palma, Bangak, Sine, Sragen, karena  kepergok menyimpan paket sabu-sabu (SS) yang disembunyikan di kantong celananya.

Sedangkan tersangka lain, Tono, berhasil kabur dari sergapan pihak kepolisian dan saat ini tersangka masuk dalam daftar pencaria orang (DPO) dalam peredaran SS di Sragen tersebut.

Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi menjelaskan, tersangka sendiri memang ditangkap saat menyimpan SS. Tersangka bakal dijerat dengan pasal 111 ayat 1 yo 131 yo 127 UU No 35/2009 dengan ancaman 4 tahun penjara.

“Apakah tersangka memiliki jaringan pengendaran atau sekadar pemakai, kami masih melakukan pengusutan lebih lanjut,” terang AKBP Susetio.

Sedangkan dari hasil test urin, kata Kapolres, tersangka dinyatakan  positif memakai Narkoba golongan I jenis SS. Sementara tersangka Suparmin mengaku memang telah mengkonsumsi SS dengan tersangka lainnya yang saat ini masih buron.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge