0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wonogiri Butuh Perda Larangan Nembak Burung

Pengunjung mengamati burung kenari yang dijual di pasar (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Maraknya tindakan penembakan burung liar di sejumlah wilayah Wonogiri disikapi beragam kalangan. Mereka menilai hal itu sangat bertentangan dengan upaya penyelamatan dan pelestarian lingkungan hidup.

Malah terlontar wacana perlunya Perda (Peraturan Daerah) yang khusus mengatur larangan menembak burung. Sehingga burung liar dapat berkembang biak di Wonogiri.

“Sangat perlu Perda larangan hukum itu, sebab saya perhatikan akhir-akhir ini semakin marak kegiatan menembak burung di alam bebas, kalau dibiarkan terus bisa punah burung liar di Wonogiri,” papar Agus Subagyo, Ketua Forum Silaturahmi Alun-alun Wonogiri, Senin (15/10).

Sementara Hendriyadi dari KOPLING TUA (Komunitas Peduli Lingkungan Tanah Udara dan Air) menyoroti sebagian besar penembak burung liar berasal dari luar Wonogiri. Hal tersebut berdasarkan temuan di lapangan.

“Waktu saya tanya mereka menjawab terpaksa menembak di Wonogiri, sebab di daerah asalnya ada Perda yang melarang penembakan burung liar, ini yang perlu dicermati sebagai dasar pertimbangan pembuatan Perda,” tandasnya.

Menurut Hendriyadi, seandainya tidak bisa dibikinkan Perda secara terpisah, larangan menembak birung bisa saja dimasukkan dalam calon Perda lain yang berkaitan. Semisal Perda penyelamatan hutan atau pelestarian fauna daerah.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge