0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Strawberry, Merahnya Menggoda saat Panen Raya

Strawberry dari Gondosuli (Dok.Timlo.net/ Endarini)

Karanganyar — Bagi wisatawan yang gemar plesir di pegunungan, tidak lengkap rasanya jika tidak berburu oleh-oleh buah-buahan khas pegunungan, yakni Strawberry. Apalagi dua bulan belakangan, para petani di kawasan lereng Gunung Lawu panen raya buah yang warnanya merah menggoda ini.

Yah, Strawberry. Buah berbentuk bulat segitiga ini kaya akan vitamin yang banyak manfaatnya. Vitamin yang terkandung antara lain B1, B12, C dan E. Buah ini banyak dijumpai di kawasan lereng Gunung Lawu, yakni kawasan Desa Gondosuli, dan Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Maka tidaklah mengherankan jika para wisatawan yang melintas hendak ke kawasan Sarangan sering mampir membeli Strawberry.

Salah seorang petani Strawberry dari Gondosuli, Risnah mengatakan, biasanya buah ini dipanen Agustus sampai September, dimana suhu udara tidak terlalu panas. Hasilnya bisa memuaskan besar-besar dan merah. Selain dibeli di lapak-lapak pedagang, buah ini juga bisa dibeli dengan cara memetik langsung di kebun milik petani dari Kalisoro sampai Cemoro Kandang (batas Jawa Tengah – Jawa Timur).

“Kalau saya biasanya habis metik langsung saya jual sendiri pada pengunjung atau orang yang melewati sepanjang jalan ke Sarangan,” terang Risnah, kemarin.

Untuk 1 kilogram Strawberry, ia menjualnya dengan harga Rp 30 ribu. Sedangkan untuk sekeranjang kecil, ia menjualnya Rp 10 ribu. Menjadi petani Strawberry sudah menjadi pilihan Risnah sejak 15 tahun lalu. Hingga diusia kepala tiga ini, ia mengaku sanggup menghidupi dan menyekolahkan anak-anaknya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge