0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Keprabon Segera Manfaatkan Air Pamsimas

(Ilustrasi) Pengerjaan pengeboran sumur dalam program Pamsimas (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Sebanyak 422 kepala keluarga (KK) di enam dukuh di Desa Keprabon, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten segera memanfaatkan air bersih dari Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Kaur Pemerintahan Desa Keprabon, Timbul Basuki, ditemui wartawan di rumahnya akhir pekan lalu mengatakan, pengerjaan dengan pengeboran sumur sedalam 60 meter sudah berlangsung tiga hari. Rencananya air dari sumur itu untuk menyuplai kebutuhan air bersih 422 KK di enam dukuh yang masuk RT 7 hingga RT 21 di wilayah kadus II.

“Air bersih dari Pamsimas itu akan disalurkan ke rumah tangga sasaran yang ada di enam dukuh. Di antaranya Dukuh Dampulan 60 KK, Dukuh Klamongan 108 KK, Dukuh Krapyak 72 KK, Dukuh Sorolaten 48 KK, Dukuh Noroyudan 68 KK, dan Dukuh Tempel 66 KK,” papar Timbul.

Timbul mengakui, pembuatan sumur dalam melalui program Pamsimas di desanya menyusul kurang bagusnya kualitas air yang dikeluarkan dari sumur milik warga setempat. Menurutnya, air sumur warga kurang sehat lantaran berdekatan dengan septic tank.

“Ada sebanyak 157 sumur dari 715 rumah warga. Dari jumlah itu rata-rata berdekatan dengan septic tank sehingga kualitas air sumur kurang sehat jika dikonsumsi,” jelas Timbul.

Timbul menerangkan, sistem pengelolaan sumur dalam Pamsimas rencananya akan dikelola secara swadaya oleh warga masyarakat melalui Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum (BPESPAM).

“Pengelolaannya seperti apa belum bisa kami terangkan. Sebab pembentukan BPESPAM saat ini baru akan dirapatkan. Yang penting dengan adanya sumur Pamsimas itu akan membantu masyarakat akan kebutuhan air bersih,” ujar Timbul.

Timbul mengatakan, pembuatan sumur dalam Program Nasional Pamsimas dibiayai dari berbagai sumber. Diantaranya dana APBN senilai Rp192.500.000, APBD Klaten Rp27.500.000 dan swadaya masyaraat sebesar Rp55 juta.

“Ada juga bantuan dari swasta yakni dari PT Tirta Investama Klaten yang menyediakan tower untuk sumur Pamsimas,” kata Timbul.

Rencananya, kata Timbul, air bersih dari Pamsimas tersebut juga akan disalurkan ke rumah tangga sasaran di enam dukuh lainnya di RT 1 hingga RT 6. Diantaranya Dukuh Karen, Kahuman, Kidul Pasar, Jagalan, Belik, dan Dukuh Bitaran di Desa Keprabon.

“Hanya saja untuk pipanisasi ke rumah tangga sasaran di enam dukuh, RT1 hingga RT 6, itu membutuhkan dana banyak. Namun rencana kedepan tetap akan disalurkan,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge