0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rock in Solo di Alun-alun Utara

Cannibal Corpse Tampil Garang

Rock in Solo di Alun-alun Utara Keraton Solo (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Band metal asal Buffalo, New York, America Serikat, Cannibal Corpse berhasil mengguncang Solo. Tanpa  basa-basi mereka langsung menggeber suasana di Alun-alun Utara, Sabtu (13/10) malam dengan lagu yang menghentak dan cadas. Lagu yang kebanyakan didominasi dengan blasting drum tersebut berhasil memancing para metalhead (penikmat musik rock) untuk berjingkrak ria.

Band yang digawangi Chris Barnes, Bob Rusay, Jack Owen, Alex Webster dan Paul Mazurkiewicz ini juga mengusung sejumlah lagu andalan mereka, seperti Nothing Left To Mutilate dan Scourge of Iron di nyanyikan. Disusul dengan lagu I Cum Blood yang diambil dari album ketiganya mereka.

Ketua Panitia Rock in Solo, Stephanus Adjie mengatakan, kedatangan Cannibal Corpse ke Solo tergolong istimewa. Pasalnya dalam tour-nya di Indonesia, band yang terbentuk pada 1988 ini hanya singgah Jakarta dan Solo.

“Kalau untuk di Asia, mereka hanya manggung di Jepang, Thailand, dan Indonesia. Selepas manggung di Solo, mereka langsung terbang ke Jepang,” ungkapnya.

Maka tidaklax mengherankan jika sejumlah metalhead rela ngluruk sampai Solo demi menyaksikan band cadas tersebut. Seperti halnya, salah seorang metalhead, Deny Musafik yang mengajak lima temannya dari Purwokerto khusus untuk menyaksikan penampilan Cannibal Corpse.

“Cannibal Corpse bagi kami merupakan seorang dewa di blantika musik rock dunia,” ungkapnya.

Berdasarkan sumber yang dihimpun Timlo.net, band ini sempat menuai kontroversi di beberapa negara. Lirik dan sampul album Cannibal Corpse dianggap terlalu sadis lantaran terinspirasi dari film-film penjagalan. Walhasil, sampul album Tomb of Mutilated pernah disensor di beberapa negara seperti Jerman. Bahkan, ada juga negara yang melarang penjualan album mereka.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge