0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jamkesda Sukoharjo Disuntik Rp 2 Miliar

Sukoharjo — Pelayanan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sukoharjo mulai diberikan kembali. Hal itu karena, RSUD mendapatkan alokasi dari APBD Perubahan tahun 2012 sebesar Rp 2 miliar untuk pelayanan Jamkesda.

Direktur RSUD Sukoharjo, dr Gunadi, Sabtu (13/10) mengatakan, pihaknya mengajukan anggaran untuk Jamkesda, karena anggaran Rp 750 juta yang dialokasikan untuk program Jamkesda telah habis sejak Maret lalu. Dengan ditambahnya anggaran Rp 2 miliar dari APBD Perubahan 2012, RSUD kembali memberikan pelayanan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) bagi warga miskin.

“Anggaran Jamkesda yang sebelumnya sebesar Rp 750 juta telah habis terhitung pemakaian bulan Januari hingga Maret. Dengan ditambahkan anggaran dari  APBD Perubahan, kami mulai layani Jamkesda lagi,” ujar dr Gunadi.

Pengajuan pasien program Jamkesda diperketat. Pasien yang mengajukan memanfaatkan program ini harus warga miskin sesuai data dari Bappeda Pemkab Sukoharjo. Selain itu, harus melengkapi persyaratan administrasi berupa surat keterangan dari RT, RW, Kelurahan, Kecamatan hingga legalisir dari Bappeda Pemkab Sukoharjo.

“Kita perketat pengajuan Jamkesda. Jangan sampai salah sasaran. Pengalaman sebelumnya banyak sekali warga yang notabenenya mampu, namun tetap memakai program Jamkesda ini dengan berpura-pura miskin,” imbuhnya.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge