0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Supadi, Pemilik Workshop Padi Art, Pracimantoro

Handycraft Onthel Wonogiri Laku Keras di Bali

Supadi di depan display handycraftnya, Minggu (14/10). (Dok.Timlo.net/ Aris Arianto)

Wonogiri —  Handycraft (kerajinan tangan) berbahan baku limbah kayu bikinan perajin Wonogiri ternyata mulai banyak penggemar. Salah satunya kalangan wisatawan Pulau Dewata Bali.

Hal ini berimbas pada derasnya orderan pembuatan handycraft. Dalam satu bulan setidaknya 2.000 unit handycraft aneka bentuk dan ukuran dikirim khusus ke Bali.

“Yang paling banyak diminati adalah jenis miniatur HD (Harley Davidson –Red) baik ukuran kecil atau besar, kemudian onthel, mobil VW, dan becak, semuanya berbahan baku limbah kayu gergaji,” terang Supadi, pemilik workshop Padi Art, Lebak Pracimantoro, Wonogiri di komplek MKD (Museum Karst Dunia), Minggu (14/10).

Mengalirnya order membuat Supadi harus mencari karyawan. Dulunya hanya dibantu sang istri, kini telah ada 5 orang karyawan di workshopnya.

Usai Bali, belum lama ini pesanan serupa datang pula dari daerah tetangga, diantaranya Klaten dan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta).

“Selain melayani orderan untuk dijual kembali, kita juga melayani penjualan eceran langsung konsumen, tentu saja harganya berbeda,” terang pria berkulit putih ini.

Disebutkan untuk miniatur HD besar harga konsumen sekitar Rp 35 ribu. Yang kecil hanya Rp 15 ribu. Onthel dibanderol Rp 10 ribu dan miniatur VW kecil hanya Rp 8 ribu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge