0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petugas Terpaksa Ngantor di Jalanan

Back Hoe Rusak, Sampah Menumpuk di Depan Kantor

Sampah yang menggunung hingga menumpuk di depan Kantor TPA Winong (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Petugas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winong, Boyolali sejak beberapa hari ini terpaksa ngantor di jalanan. Pasalnya, depan kantor dipenuhi sampah yang menggunung. Kondisi ini akibat rusaknya esvakator atau back hoe yang digunakan untuk memadatkan sampah rusak. Sementara sampah setiap hari terus berdatangan dari berbagai penjuru hingga mengakibatkan overload.

Bau busuk yang menyengat dan lalat yang berada di tumpukan sampah atau tepat didepan pintu masuk kantor membuat petugas tidak nyaman bekerja. Petugas pun memilih berada di luar kantor atau duduk-duduk di bawah pohon. Kondisi ini sudah berlangsung sejak 20 hari lalu.

“Ya gimana lagi, kalau masuk ke kantor baunya sampah sangat menusuk sekali, belum lagi dengan lalat hijaunya, kita akhirnya memilih diluar saja,” ungkap Joko salah satu petugas.

Sementara menurut Kepala Operator TPA Winong, Suwarno, alat yang rusak saat ini sedang dalam perbaikan. Lamanya perbaikan mengakibatkan sampah menumpuk. Pihaknya sempat meminjam alat ke Disnakan namun sudah dikembalikan. “Kita sempat pinjam, karena kita pikir alat sudah jadi maka kita kembalikan, ternyata alat kita belum bisa dijalankan,” imbuh Suwarno ditemui di lokasi TPA, Jumat ( 12/10 ).

Diakui Suwarno, tanpa alat tersebut, esvakator atau back hoe, sampah yang berasal dari pasar-pasar tradisional, rumah sakit, asrama haji dan perumahan warga tidak bisa dikelola. Padahal setiap hari 10an truk bermuatan sampah dengan kapasitas 70 meter kubik perhari berdatangan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge