0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kabid Kebudayaan Disbudpar Boyolali, Sutrisno:

Jual Bokor Emas Dikenai Sanksi Hukum

Benda Cagar Budaya (BCB) dilarang dijualbelikan (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Benda Cagar Budaya (BCB) dilarang dijualbelikan di masyarakat. BCB dilindungi oleh Undang-undang dan bila ada masyarakat yang memperjualbelikan maka terancam sanksi hukum. Hal tersebut yang saat ini sedang disosialisasikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Boyolali mengingat makin seringnya masyarakat menemukan BCB di lingkungan mereka.

Seperti diungkapkan Kabid Kebudayaan Disbudpar Boyolali, Sutrisno, pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang menemukan BCB untuk segera melaporkan ke dinas. Temuan tersebut, oleh Disbudpar akan diteruskan ke Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah di Prambanan.

“Jika menemukan BCB, seperti bokor emas, yoni, agar segera melapor ke Disbudpar dan jangan pernah untuk memperjualbelikan BCB. Selain dilarang, pelaku akan dikenai sanksi hukum,” tandas Sutrisno, Kamis (11/10).

Dijelaskan, untuk wilayah Boyolali sendiri diakui banyak masyarakat yang menemukan BCB di lingkungan mereka. Seperti misal untuk tahun tahun, seorang warga menemukan sebuah batu berbentuk candi kecil di Jembungan, Banyudono. Batu tersebut saat ini masih berada di rumah sang penemu. Sebelumnya, juga ditemukan batu yang diduga merupakan ambang pintu candi di Watutelenan, Siswodipuran, batu tersebut juga masih teronggok di lokasi temuan pertama.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge