0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Wonogiri Tarik Investor dengan Singkong

Sekda Wonogiri, Budisena (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Pemkab Wonogiri mengakui punya strategi khusus dan sederhana untuk menarik calon investor menanamkan modalnya. Yakni dengan membudidayakan tanaman singkong alias ketela pohon.

Strategi dikatakan khusus, pasalnya kemungkinan baru Wonogiri yang menerapkannya. Disebut pula sederhana lantaran telah menjadi tradisi turun-temurun di tengah masyarakat, sehingga tidak begitu sulit mempraktikkan strategi itu.

“Yang namanya singkong itu sudah menjadi semacam trade mark di Wonogiri, potensi ini sangat luar biasa, sehingga kenapa tidak kita mengembangkannya, kita yakin dengan begitu investor bakal tertarik menanamkan modal,” kata¬† Sekda Wonogiri, Budisena, Jumat (12/10) di ruangannya.

Ditambahkan, budidaya singkong tidak sebatas menanam. Termasuk pula upaya-upaya mengembangkan sektor usaha pada produk-produk turunan singkong.

“Contohnya adalah tepung Mocaf (modified cassava flour), yang merupakan produk olahan singkong berfermentasi, atau industri tepung tapioka dimana sudah ada investornya, lokasinya di Desa Pondok Ngadirojo, berarti kan upaya strategi ini sudah berbuah usal,” tutur Sekda Budisena.

Saat ini, menurut Budisena, Pemkab Wonogiri telah mengembangkan tanaman singkong seluas 100 hektar. Jenisnya unggulan varietas TJ. Diprediksi dalam kurun waktu 2 sampai 3 tahun mendatang semakin banyak pihak berinvestasi di Kota Gaplek.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge