0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kedua Kakinya Patah

Pulang Sekolah, Seorang Pelajar Terlindas Truk

Korban saat dirawat di RS PKU Muhammadiyah Delanggu (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Nasib nahas menimpa Noviana Fatmalasari, seorang pelajar kelas IX SMPN 2 Delanggu. Ia terlindas truk gandeng saat pulang sekolah di Jalur Lingkar Delanggu, Klaten, Kamis (11/10). Beruntung nyawa korban masih tertolong, namun kedua kakinya patah dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika korban bersama teman-temannya menaiki sepeda onthel hendak pulang sekolah melewati Jalur Lingkar Delanggu.

Namun sesampainya di persimpangan Dukuh Gayam ada sebuah mobil berhenti. Korban bersama rombongan berniat untuk mendahului mobil yang terparkir tersebut. Namun tiba-tiba dari arah belakang melaju kencang truk gandeng bernopol L 3845 UE yang dikemudikan Nasir (45) asal Jember, Jawa Timur.

Sang sopir tidak menyadari kalau didepannya ada rombongan pelajar menaiki sepeda onthel. Setelah mendekat sopir kaget dan membanting setir. Namun apes, stang sepeda Novi tersenggol badan truk yang membuatnya terjatuh hingga akhirnya kedua kaki Novi terlindas roda truk.

Beruntung nyawa pelajar asal Dukuh Miliran, Desa Mendak, Kecamatan Delanggu ini masih tertolong. Novi langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RS PKU Muhammadiyah Delanggu untuk mendapatkan perawatan.

Namun berhubung luka yang diderita cukup parah, Novi akhirnya dirujuk ke sebuah rumah sakit di Solo Baru. Sementara kasus kecelakaan lalu lintas itu langsung ditangani petugas Satlantas Polres Klaten.

Sejumlah warga menilai, Jalur Lingkar Delanggu masih kurang layak digunakan sebagai jalur utama bus dan truk dari arah Selatan. Sempitnya jalan dan minimnya rambu-rambu dikhawatirkan jalur itu akan terus memakan korban.

“Jalur lingkar delanggu ini memang rawan terjadi kecelakaan. Karena minimnya rambu yang menjadi petunjuk pengguna jalan. Kami minta pihak terkait segera memasang rambu-rambu yang lebih banyak, sehingga kecelakaan serupa tidak terulang,” ujar Azuri M (34), warga Desa Sribit, Kecamatan Delanggu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge