0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pukul Siswa, Guru SMPN 2 Cawas Digeruduk Warga

Warga menggeruduk SMPN 2 Cawas, Klaten (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Puluhan warga asal Dukuh Gombang Alas, Desa Gombang, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Kamis (11/10), menggeruduk SMPN 2 Cawas. Mereka memprotes kasus pemukulan yang dilakukan Sumhaji, guru setempat terhadap siswanya, Riyanto (14) warga Gombang.

“Kami sebagai pihak keluarga korban minta oknum guru itu (Sumhaji) untuk bertanggungjawab. Sebab, atas pemukulan itu kini Riyanto masih shock,” teriak Sri Mulyono, salah satu warga yang tidak terima.

Aksi ini mereda setelah keluarga korban melakukan dialog dan mediasi dengan pihak sekolah, Pemerintah Desa Gombang dan aparat Polsek Cawas. Dalam mediasi itu dipimpin langsung Kapolsek Cawas, AKP Frans Minarso.

Kepala SMPN 2 Cawas, C Anjar Nawangsih melalui Wakil Kepala, Sunarno, membenarkan atas prilaku kekerasan yang dilakukan oleh salah satu guru sekolahnya.

“Kami tadi sudah melakukan dialog dan mediasi dengan ibu kandung Riyanto, Ny Sumiyati. Dalam mediasi itu disepakati diselesaikan secara kekeluargaan dengan menandatangani surat perjanjian,” jelas Sunarno.

Sunarno mengatakan, dalam surat perjanjian itu berisi bahwa Sumhaji siap untuk tidak mengulangi perbuatannya. Termasuk siap membiayai kesembuhan Riyanto yang mengalami sakit dibagian telinga dan mata akibat dipukul.

“Surat pernyataan ini ditandatangani oleh Kepala SMPN 2 Cawas, C Anjar Nawangsih, Sumhaji, Riyanto dan Kepala Desa Gombang, Timbul Cahyono,” jelas Sunarno.

Sebelumnya, kasus pemukulan itu terjadi pada 26 September 2012. Saat itu Sumhaji yang sedang mengisi mata pelajaran IPA di kelas IX jengkel terhadap Riyanto yang ramai di dalam kelas.

Berulang kali Sumhaji menegurnya, namun tidak digubris oleh Riyanto. Hal itu membuat Sumhaji kesal yang langsung mendatangi Riyanto dan memukulnya. Akibat pemukulan itu Riyanto menderita sakit di bagian telinga dan mata.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge