0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wiwik Sagita Tepis Stigma Negatif Penyanyi Dangdut Koplo

Wiwik Sagita, Biduan OM Sera (foto diambil 10 Oktober 2012) (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Vokalitasnya dalam menyanyikan musik dangdut telah diakui oleh seluruh masyarakat pecinta dangdut Tanah Air. Lagu-lagu seperti Jambu (Janji Busuk), Layang Sworo dan sederet lagu lainnya telah berhasil dinyanyikannya dengan cengkok dangdutnya yang kental. Ya Wiwik Sagita salah seorang penyanyi dangdut kelahiran Gresik, 2 September 1988 telah memilih musik dangdut dan bergabung dengan Orkes Melayu (OM) Sera sejak tahun 2003.

Dipilihnya musik dangdut sebagai ciri khasnya merupakan hal yang tidak asing baginya. Hal itu disebabkan faktor keluarga yang juga berasal dari musisi terutama dari sang ibu yang dulunya juga merupakan seorang penyanyi.

Artis yang cenderung membawakan lagu-lagu melayu tersebut merasa dirinya lebih cocok dengan lagu dangdut murni. Hal itu diungkapkan Wiwik Sagita di sela-sela konsernya di THR Sriwedari, Rabu (10/10) malam. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan terkadang tuntutan profesi mengharuskan dirinya juga membawakan dangdut yang diaransemen kedalam musik koplo woyo-woyo jos.

“Sebenarnya saya lebih suka ke arah musik dangdut murni sebab penghayatannya bisa saya resapi, namun tuntutan terkadang berbeda, ya untuk saat ini dijalani saja,” ungkapnya.

Dikatakan Wiwik, musik dangdut merupakan musik yang memasyarakat mulai dari kalangan bawah sampai atas. Tidak terkotak-kotak seperti waktu dulu.

“Sekarang ini musik dangdut lebih popular dibandingkan musik yang lain,” urainya.

Dirinya berharap agar untuk kedepannya apresiasi terhadap musik dangdut, terutama musik dangdut koplo ini lebih ditingkatkan baik oleh pemerintah ataupun pihak-pihak terkait. Sehingga, stigma negatif terhadap penyanyi dangdut terutama dangdut koplo bisa dikikis habis. “Terkadang kami para penyanyi dangdut koplo dianggap negatif oleh sebagian golongan, ya saya berharap agar nantinya pemerintah dan pihak-pihak terkait bisa lebih memandang musik ini dan memberikan apresiasi terhadap musik khas pesisir ini,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge