0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelecehan Seksual Siswa SD, Disdik Harus Tanggung Jawab

Sragen – Ketua Komisi IV DPRD Sragen Suharjo menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh 9 siswa kelas VI salah satu SD di Plupuh, Sragen kepada seorang siswi yang masih teman satu kelas mereka. Suharjo menilai tindakan itu sebagai keteledoran pendidik di sekolah. Namun dia menyatakan masalah itu bukan hanya tanggung jawab wali kelas VI atau kepala sekolah (Kasek), tetapi juga Dinas Pendidikan (Disdik) Sragen.

Untuk itu Komisi IV berencana akan memanggil Kepala Disdik dan pejabat terkait untuk mengklarifikasi tindakan dugaan penganiayaan dan pelecehan seksual yang dilakukan 9 siswa kelas VI, di salah satu SD Negeri di Jabung, Plupuh tersebut. Bahkan Suharjo menegaskan, selain Disidk harus bertanggung jawab, wali kelas dan Kasek SD Negeri tersebut harus dimutasi.

“Jangan hanya wali kelas maupun kepala sekolah yang dimutasi. Dinas juga harus ikut bertanggung jawab. Kami akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan maupun pejabat terkait untuk mengklarifikasi itu pada Kamis (11/10). Jangan sampai hal itu terjadi di tempat lain. Bagaimana mungkin anak SD melakukan itu kepada teman satu kelas saat jam pelajaran,” kata Suharjo, Rabu (10/10).

Sebelumnya diberitakan, belasan tokoh masyarakat Dukuh Tanon, RT 014, Desa Jabung dan wali murid Kelas VI SDN Jabung 2 Plupuh, Sragen menuntut kepala sekolah dan wali kelas VI pindah dari sekolah tersebut. Tuntutan mereka dilatarbelakangi oleh tindakan penganiayaan dan pelecehan seksual yang dilakukan 6 siswa kelas VI terhadap teman kelasnya berinisial LN. Penganiayaan tersebut dilakukan pada saat jam pelajaran sekolah.

Dari informasi yang dihimpun waktu itu, LN dipukuli di bagian kepala dan badan. Para siswa itu juga merobek pakaian seragam LN serta pakaian dalamnya. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Plupuh



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge