0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Agresif, Intel Rambah Multisektor

MEDIA GATHERING-Acara media gathering yang dihelat Intel Indonesia Corporation bersama Forum Pengembangan Kampoeng Batik Laweyan di salah satu hotel boutique di kawasan Mangkunegaran, Rabu (10/10) (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Intel Indonesia Corporation terus berupaya memperbesar segmen pasarnya dengan berbagai strategi, salah satunya merambah multisektor. Terkait hal ini, perusahaan teknologi informasi (TI) yang secara resmi membuka kantor pertamanya di Indonesia pada 1996 silam tersebut, mengembangkan strategi ‘Connecting Indonesia’ guna mengintegrasikan teknologi digital.

Dengan strategi ini, selain bekerjasama dengan pemerintah, Intel juga merangkul kalangan pelajar, pemasok telekomunikasi dan bisnis guna meningkatkan broadband, adopsi teknologi serta mengintegrasikan teknologi ke dalam pendidikan.

Di sisi lain, perusahaan ini juga mencoba mendorong sektor usaha kecil dan menengah (UKM) mengadopsi teknologi guna meningkatkan produktivitas usaha. Public Relations Manager Intel Indonesia Corporation, Dhyoti R Basuki, menyatakan teknologi sangat diperlukan dalam pengembangan usaha apapun. Mengingat aplikasi teknologi bisa mempercepat segala aktivitas yang berkaitan dengan operasional usaha.

“Kami pun terus berupaya melakukan edukasi teknologi pada pelaku industri. Sharing (berbagi-red) bahwa pemakaian teknologi bikin pekerjaan jadi lebih gampang,” ujarnya kepada wartawan, di salah satu hotel boutique di kawasan Mangkunegaran, Rabu (10/10).

Di dunia usaha, Intel pun tak segan menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menggelar seminar investasi TI, termasuk secara bersama-sama mencoba mengembangkan TI baru. Sementara di sektor pendidikan, Intel membantu guru dan siswa mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan dalam perekonomian global.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge