0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Padi Siap Panen di 2 Kecamatan Diserang Tikus

Gropyokan tikus di Banyudono, Boyolali (Dok.Timlo.net/ nanin)

Boyolali — Puluhan hektar tanaman padi di dua kecamatan di wilayah Kabupaten Boyolali, yakni Kecamatan Sambi dan Banyudono diserang tikus. Berbagai upaya sudah dilakukan petani, namun tidak mampu menangkal serangan tikus. Tanaman padi yang diserang tikus kebanyakan siap panen. Kondisi ini semakin membuat petani resah.

Sasaran tikus beralih ke tanaman padi yang siap panen. Padi yang siap panen dirusak pada bagian batang dan butiran padi dimakan. Akibatnya, banyak tanaman yang tidak berisi. Berbagai upaya sudah dilakukan petani untuk meminimalkan serangan tikus, seperti memasang pestisida dan jebakan namun hasilnya tidak maksimal.

Kades Cermo, Suranto, mengaku sudah mendatangkan penyuluh pertanian untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Petugas juga sudah mengirimkan sejumlah obat tikus dan alat emposan lubang tikus. Sayangnya, Desa Cermo Sambi berbatasan dengan wilayah pertanian di Kaliwungu Semarang, sehingga bila pembasmian tikus tidak dilakukan serempak maka akan sia-sia.

“Kalau tidak serempak dengan petani di Kaliwungu ini akan sia-sia,pembasmian tidak akan efektive,” ujar Suranto, ditemui di Boyolali, Rabu (10/10).

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Boyolali, Bambang Purwadi, mengatakan daerah endemis serangan hama tikus, sebagian besar terdapat di wilayah pertanian yang mudah mendapatkan air dan daerah perbatasan. Di antaranya, sebagian Kecamatan Ampel, Karanggede, Teras, Sambi, Simo, Banyudono, Ngemplak.

“Bukan wabah, akan tetapi sifatnya per-spot atau tidak merata,” kata Bambang Purwa.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge