0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

6 Cara Membatasi Anak Nonton TV

LED TV ()

Timlo.net — Panduan dari American Academy of Pediatrics menyarankan bahwa anak-anak berusia dua tahun atau lebih tua hanya diperbolehkan menonton TV satu atau dua jam. Tapi hal ini sulit untuk diterapkan orangtua. Tapi jangan khawatir karena ada cara untuk menerapkan hal ini pada anak-anak Anda.  Berikut tips untuk membatasi waktu menonton TV untuk anak-anak kita, dikutip dari webmd.com:

1. Pintarlah memilih acara

“Jika Anda harus menggunakan TV sebagai hiburan untuk menenangkan anak Anda, berhati-hatilah berapa anak Anda duduk di sana”, kata Donald Shifrin, MD, profesor pediatris klinis dari University of Washington School of Medicine di Seattle dan seorang anggota komite di bidang komunikasi untuk American Academy of Pediatrics. Pilihlah sebuah acara yang tenang, dan mendidik seperti Dora the Explorer atau Blue’s Clues, atau sebuah video yang menampilkan nyanyian dan tarian.

2. Hindari jebakan iklan

Anak-anak melihat 40 ribu iklan TV setiap tahunnya. Dan menurut The American Academy of Pediatrics, anak-anak di bawah usia 6 tahun tidak tahu perbedaan antara iklan dan acara TV yang sesungguhnya. Hindari terpaan iklan dengan memilih saluran TV yang minim iklan atau pilihlah untuk menyetel video-video yang mendidik daripada tayangan di stasiun TV.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 12 ribu iklan makanan di TV, 67 persen merupakan makanan tidak sehat. Dan kebanyakan iklan tersebut ditayangkan selama program TV untuk anak-anak.

3. Tonton TV bersama anak Anda

Pertama, temukan program TV yang sesuai dengan usia sang anak. Bila perlu siapkan koleksi DVD berisi program mendidik. Lalu sediakanlah waktu untuk duduk dan menonton bersama sang anak. Dan bila acara sudah selesai, Shifrin berkata bahwa kita harus menolak keinginan untuk melihat-lihat program TV lain. Matikan TV dan ajak sang anak untuk melakukan aktivitas lain yang lebih aktif.

4. Katakan pada anak Anda alasan Anda mematikan TV

Jelaskan pada sang anak alasan Anda mematikan TV. “Bapak (atau Ibu) akan mematikan TV sekarang karena kita tidak boleh tergoda untuk menonton TV sepanjang waktu,” kata Shifrin memberi contoh. Atau bisa juga kita berkata,”Kita sudah menonton TV cukup lama sekarang.

Tekankan pada nilai-nilai keluarga Anda dan jelaskan tindakan-tindakan mereka. Tapi kita harus memastikan bahwa anak-anak tahu berapa banyak program TV yang akan Anda tonton bahkan sebelum Anda akan menontonnya. Sehingga mereka bisa mendapatkan contoh yang baik.

5. Gunakan TV untuk mendorong aktivitas fisik

Jika Anda cemas anak Anda tidak cukup beraktivitas fisik, pertimbangkan untuk menonton program atau DVD mengenai olahraga atau program tentang permainan di mana para pesertanya melakukan kompetisi fisik. Dan ajak anak Anda berolahraga bersama.

“Dalam usia ini, satu-satu cara mereka akan merespon hal ini adalah jika Anda berolahraga bersama mereka,” kata Michael Brody, MD, kepala komite media untuk the American Academy of Child and Adolescent Psychiatry dan seorang profesor di University of Maryland di College Park.

6. Berikan contoh yang benar

Jika Anda tidak ingin anak Anda menonton TV terlalu banyak, maka jangan menonton TV terlalu banyak. Keluarkan TV dari tempat tidur Anda juga dari tempat tidur mereka. Jangan menyalakan TV sesaat Anda pulang ke rumah atau saat tidak ada orang yang menonton. Matikan TV selama jam makan. “TV menjadi latar belakang suara yang orang-orang butuhkan untuk mengisi kekosongan dan akhirnya hal ini menjadi suatu kebiasaan.” kata Brody.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge