0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Baru 7 Desa di Sukoharjo yang Lunas PBB

(Ilustrasi) Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya Menunjukkan Bukti Pembayaran PBB Saat Melaunching Pengelolaan PBB Secara Mandiri (Dok. Timlo.net/Sahid Sutanto)

Sukoharjo — Data dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Pemkab Sukoharjo menyebutkan, hingga batas akhir pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tanggal 30 September, pembayaran PBB Sukoharjo baru mencapai 85,25 % atau senilai Rp 21,3 milliar.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Pemkab Sukoharjo, Joko Triyono, Rabu (10/10) mengatakan, baru 7 desa dari 4 kecamatan yang melunasi PBB sebelum batas akhir pembayaran. Ketujuh desa tersebut di antaranya, Desa Ngasinan dan Desa Sanggang, Kecamatan Bulu. Desa Tanjung Rejo dan Desa Baran Kecamatan Nguter, Desa Tegalsari, Kecamatan Weru serta Desa Paluhombo dan Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari.

“Hingga batas akhir pelunasan PBB capaian sekitar 85,25 persen atau Rp 21,3 miliar. Tercatat ada 7 desa yang telah lunas PBB. Sisa 3 bulan ini kita optimalkan penarikan, karena PBB merupakan andalan sumber PAD. Diharapkan hingga akhir tahun 2012, target PBB Rp 25 miliar tercapai,” ujarnya.

Pihaknya telah menginstruksikan kepada petugas UPTD untuk turun secara berjenjang mengoptimalkan penarikan pajak PBB ke tingkat desa. Diharapkan target PBB tahun 2012 sebesar Rp 25 milliar dapat tercapai.

“Total objek pajak di Sukoharjo sebanyak 350 ribu. Diharapkan pendapatan dari PBB tahun ini melebihi target. Walaupun memang tahun ini telah mengalami kenaikan dari tahun lalu yang hanya Rp 19 milliar,” imbuhnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge