0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sempat Naik KA dari Solo ke Jakarta

Hilang 4 Hari, Bocah Santri Telah Kembali

Alief Rabbani bin Mardi, santri pondok pesantren Mambaul Hikmah, Selogiri Wonogiri (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Alief Rabbani bin Mardi santri Pondok Pesantren Mambaul Hikmah, Selogiri, Wonogiri telah berhasil diketemukan. Bocah berusia 11 tersebut sebelumnya menghilang selama 4 hari.

Ketika dihubungi melalui sambungan telepon, ayah Alief, Mardi, Rabu (10/10) mengatakkan, anaknya kembali ke rumahnya, Senin (8/10) siang. Alief datang di rumahnya di Dusun Sempon RT 1/RW 3 Desa Sanan, Kecamatan Girimarto menggunakan minibus dari Sidoharjo.

Berdasarkan pengakuan anaknya seperti ditirukan Mardi, selama menghilang Alief berada di Ibukota Jakarta. Sebelumnya sempat beberapa jam di Solo.

“Katanya naik kereta api dari Stasiun Balapan, berbekal uang pinjaman 40 ribu dari temannya, di Jakarta malah sampai di Monas dan beberapa tempat lain,” tutur Mardi.

Lantaran tidak memiliki uang lagi, Alief kemudian melaporkan telah tersesat ke Mapolsek Penjaringan. Selanjutnya diberi uang saku dan dinaikkan kereta menuju Stasiun Balapan.

“Katanya dia tidak kerasan di pondok, lalu mencari suasana lain, karena tidak punya tujuan lalu pulang kembali ke rumah,” lanjutnya.

Untuk sementara ini, dijelaskan Mardi, Alief bakal diistirahatkan di rumah. Dan menunggu satu tahun kembali untuk didaftarkan ke sekolah umum.

Sebelumnya diberitakan, Alief Rabbani minggat dari ponpes pada Jumat minggu kemarin. Dirinya pergi dengan hanya mengenakan baju koko dan celana panjang hitam.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge