0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Program E-KTP Terganjal

7 Ribu KTP Ganda Ditemukan di Klaten

Proses rekam data e-KTP (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klaten menemukan 6 ribu sampai 7 ribu lembar kartu tanda penduduk (KTP) ganda yang tersebar di 26 kecamatan di wilayah ini. Petugas terpaksa memverifikasi ulang KTP tersebut guna menyelesaikan program kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Kasi Teknologi Informasi pada Disdukcapil Klaten, Sapto Nugroho, kepada wartawan, Selasa (9/10), mengatakan temuan KTP ganda sebanyak 6 ribu sampai 7 ribu lembar tersebut membuat penyelesaian program e-KTP menjadi sedikit terganjal.

“Temuan KTP ganda terjadi di 26 kecamatan. Jumlahnya berkisar antara 6 ribu-7 ribu lembar KTP. Sehingga untuk mempelancar proses rekam data e-KTP, petugas dan operator e-KTP di tiap kecamatan harus melakukan verifikasi ulang,” ujar Sapto.

Sapto menjelaskan, faktor munculnya KTP ganda tersebut salah satunya banyaknya warga yang sudah pindah ke daerah lain namun masih terdaftar sebagai warga Klaten. Sehingga saat yang bersangkutan sudah melakukan perekaman data e-KTP di daerah lain maka tidak dapat terekam lagi di Klaten.

“Sebab setiap data yang sama dimasukkan pada server e-KTP maka secara otomatis sudah tersimpan secara nasional,” jelas Sapto.

Sapto menerangkan, dari hasil temuan KTP ganda itu juga membuat terkendalanya dalam proses verifikasi ulang. Sebab, pemilik KTP ganda masih enggan datang ke kecamatan untuk melakukan proses rekam data e-KTP meski sudah mendapatkan undangan.

“Ini yang membuat kami kesulitan untuk segera memverifikasi data mereka. Padahal harus dapat segera ditentukan apakah warga yang ber-KTP ganda tersebut menetap di Klaten atau daerah lain. Pilihan ini nanti berkaitan dengan data terakhir jumlah penduduk Klaten yang wajib e-KTP,” jelas Sapto.

Kendati demikian, pihaknya optimis pendataan e-KTP di Klaten bisa selesai hingga target yang ditentukan pada akhir Oktober mendatang. Hal itu mengingat hingga saat ini perekaman data sudah mencapai 90 persen dari sekitar 1,1 juta jiwa.

“Kami berharap, dalam dua pekan terakhir permasalahan KTP ganda dapat terselesaikan.Termasuk menuntaskan perekaman data e-KTP bagi masyarakat yang wajib memiliki KTP. Kami optimis bisa selesai akhir Oktober,” imbuh Sapto.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge