0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cegah Banjir, Warga Juwiring Bangun Tanggul

Lokasi yang rencananya akan dibangun tanggul (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Untuk mencegah terjadinya banjir pada musim penghujan, Pemerintah Desa Jetis, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten berencana membangun tanggul di lokasi rawan banjir di alur Kali Gawe.

Kaur Pembangunan Desa Jetis, Sugeng Ruwihadi, mengatakan tanggul akan dibangun secara permanen di bantaran alur Kali Gawe di wilayah Dukuh Daleman, Desa Jetis. Rencananya tanggul dibangun dengan ketinggian satu meter dan panjang 150 meter.

“Pembangunan tanggul itu menggunakan dana bantuan langsung masyarakat (BLM) melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan senilai Rp17 juta dan swadaya warga Rp 5 juta. Pembangunan akan dimulai pekan depan dengan gotong royong warga,” ujar Sugeng saat ditemui di kantornya, Selasa (9/10).

Sugeng menerangkan, pembangunan tanggul di lokasi titik rawan banjir itu dimaksud guna mengantisipasi terjadinya luapan banjir dari alur Kali Gawe saat musim penghujan tiba. Dimana dilokasi itu terdapat 25 kepala keluarga (KK) dan puluhan lahan pertanian.

“Lokasi itu memang menjadi titik rawan banjir. Dimana pada musim penghujan tahun lalu banjir menggenangi pemukiman penduduk dan merendam puluhan hektare sawah yang ada di Desa Jeti dan Desa Ketitang,” kata Sugeng.

Koordinator PNPM Mandiri Perkotaan Desa Jetis, Mulyoto, menambahkan dana BLM melalui PNPM Mandiri Perkotaan tahun 2012 senilai Rp17 juta akan cair pekan ini. Sehingga diharapkan segera bisa digunakan untuk pembangunan tanggul di Dukuh Daleman, Desa Jetis.

“Tahun 2012 ini dana bantuan itu memang difokuskan untuk melanjutkan pembangunan tanggul di titik rawan banjir. Dimana sebelumnya juga sudah dilakukan pembangunan tanggul sepanjang 600 meter dengan biaya Rp100 juta dari sumber dana PNPM tahun 2010-2011,” ujar Mulyoto yang juga sebagai kaur keuangan Desa Jetis.

Camat Juwiring, Joko Hendrawan, mengatakan wilayah Desa Jetis memang berpotensi menjadi langganan banjir setiap tahun saat musim penghujan. Luapan air dari alur Kali Gawe yang melintasi desa tersebut menjadi faktor utama datangnya banjir.

“Setidaknya ada enam desa di wilayah Juwiring yang berpotensi langganan banjir dari luapan alur Kali Gawe. Diantaranya Desa Jetis, Ketitang, Taji, Bulurejo, Sawahan dan Desa Gondangsari,” jelas Joko.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge