0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hujan Perdana Wonogiri Ancam Produksi Tembakau

Hujan perdana di Wonogiri, Senin (8/10) (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Kalangan petani tembakau di Wonogiri was-was usai turunnya hujan perdana kemarin. Pasalnya hujan akan membuat tanaman tembakau terutama daun menjadi rusak.

Saking terlalu khawatirnya, petani tembakau sampai membuat penutup tanaman agar mengurangi kucuran air. Penutup yang terbuat dari anyaman daun kelapa tersebut diletakkan di atas hamparan lahan tembakau.

“Supaya aman dari hujan atau paling tidak mengurangi kerusakan duan siap petik, kami terpaksa harus membuat anyaman blarak (daun kelapa) sebagai pelindung,” jelas Tarmin, petani tembakau asal Desa Jendi, Girimarto, Selasa (9/10).

Terpisah, Kepala Dishutbun (Dinas Kehutanan dan Perkebunan) Wonogiri Sri Jarwadi melalui Kabid Perkebunan Tugiyo menyebut pihaknya belum melihat kerusakan yang signifikan terkait hujan yang mengguyur lahan tembakau milik petani. Dirinya berdalih hujan baru bersifat sporadis di beberapa wilayah sehingga belum sampai mengancam produksi tembakau .

Ditambahkan, di Wonogiri ada 454 hektar lahan tembakau dengan produksi sekitar 218 ton. Luasan lahan tinggi berada di Kecamatan Girimarto dengan 175 hektar.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge