0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rusak Akibat Ledakan Bom

Rumah Terduga Teroris Mulai Diperbaiki

Sejumlah petugas dan warga memperbaiki rumah terduga teroris yang sempat rusak akibat terkena ledakan bom beberapa waktu lalu (dok.timlo.net/iwan dwi wahyu)

Solo — Anggota kepolisian dibantu warga sekitar tampak merenovasi bangunan rumah milik Chomaidi alias Midi, terduga teroris warga Kampung Griyan RT 07/ RW 10, Pajang, Laweyan, Solo, Selasa (9/10) pagi. Bangunan rumah tersebut sebelumnya rusak parah akibat bom yang disimpan di rumah tersebut diledakkan oleh Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri.

Dari pantauan timlonet dilokasi rumah Midi, beberapa genting, tembok, serta kaca jendela yang rusak parah saat ini beberapa bagunan itu sudah mulai bersih dan kembali seperti semula untuk bisa ditempati kembali oleh pihak keluarga.

“Kegiatan ini kami lakukan, karena bangunan rumah ini adalah tanggung jawab dari pihak kepolsian yang sebelumnya mengamankan beberapa bahan peledak dan bom rakitan siap ledak yang disimpan dirumah itu,” ujar Kasat Binmas Kompol Juliana mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Asjima’in, di sela-sela renovasi rumah Chomaedi.

Sementara itu, Lurah Pajang Sarwoko yang saat itu juga terlibat proses renovasi yang dilakukan oleh aparat kepolisian mengungkapkan bahwa Pihak kelurahan mengajukan dana renovasi keenam bagunan rumah ke pemerintah kota dengan biaya sekitar total Rp 31 juta. Untuk bangunan rumah milik Midi sebesar Rp 21 juta, sementara bangunan rumah lainnya yang diketahui juga terkena dampak dari peledakan bom, di antaranya Rumah Sigit, Tini, Sukarni, Widodo diambil dari sisa dana renovasi bangunan Midi.

“Pengajuan proposal untuk melakukan renovasi rumah korban peledakan bom sudah kita ajukan, namun sampai saat ini belum keluar,” terang Lurah Sarwoko.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge