0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Guru Cabul Diduga Lebih dari Satu

Tersangka, guru agama, Suroso menutupi muka dengan kertas saat ditahan di Mapolres Boyolali, Sabtu (6/10). (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Korban pencabulan yang dilakukan guru agama SD negeri di Teras, Boyolali diduga lebih dari satu. Hal ini berdasarkan laporan pihak keluarga korban kepada Badan Kepegawain Daerah (BKD) Kabupaten Boyolali, Senin (8/10). Pihak keluarga sendiri mendapat informasi tersebut dari korban saat ditanya langsung.

Diungkapkan paman korban pencabulan SS, Santoso, setelah keponakannya mengaku dicabuli sang guru agama, Suroso, pihaknya kemudian menanyakan siapa saja yang diperlakukan sama. Korban yang masih polos kemudian menunjuk beberapa temannya. Setelah itu, pihaknya berusaha meminta keterangan kepada korban lainnya.

“Mereka juga diperlakukan sama, tapi yang paling parah adalah keponakan saya. Yang lain ringan, ini yang tidak kami terima, kami tetap menuntut Bupati untuk memecat Suroso ( tersangka),” tandas Santoso, ditemui usai pertemuan di ruang BKD Boyolali, Senin (8/10).

Setidaknya tercatat enam korban lain yang juga mendapat perlakuan tidak senonoh dari tersangka, Suroso. Dalam pertemuan tertutup tersebut, korban SS, juga didamping dua kawannya yang juga mengalami nasib serupa. Mereka semua didampingi orangtuanya, karena masih di bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Dwi Haryadi mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menyelidiki kemungkinan bertambahnya korban.

”Tidak menutup kemungkinan korban bertambah,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang guru agama, Suroso, nekat melakukan tindak asusila terhadap muridnya. Suroso yang saat ini ditahan di Mapolres Boyolali terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara atas tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge