0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Konflik Angkasa Pura Dan Warga

PT Angkasa Pura Bentuk Tim Teliti Gas Buang Pesawat

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Sumarmo, Abdullah Usman (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Persoalan antara PT Angkasa Pura dengan warga Donohudan, Ngemplak, Boyolali terkait gas buang pesawat yang mengakibatkan rumah warga rusak mulai memasuki babak baru. PT Angkasa Pura akan membentuk tim untuk mengkaji soal gas buang pesawat. Tim yang dibentuk akan melibatkan berbagai instansi, termasuk diantaranya dari Pemkab Boyolali dan akademisi.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Sumarmo, Abdullah Usman mengatakan, tim akan mengkaji sejauh mana pengaruh gas buang pesawat terhadap perumahan warga di sekitar bandara. Sejauh ini, lanjut Usman, pihaknya masih meragukan apakah kerusakan rumah warga akibat gas buang pesawat atau tarbulasi udara. Pasalnya, bila kerusakan rumah warga akibat gas buang pesawat, pihaknya meragukan, karena hampir setiap hari terdapat 38 pesawat melintas dan mendarat di Bandara Adi Sumarmo tapi kejadian kerusakan rumah tidak terjadi setiap hari.

“Ini yang masih akan kita teliti, apakah memang karena gas buang pesawat, nanti tim akan mengkaji lebih lanjut,” ungkap Usman usai bertemu dengan warga Donohudan yang difasilitasi DPRD Boyolali, Senin (8/10).

Ketua DPRD Boyolali, Slamet Paryanto, menyambut baik pembentukan tim kajian tersebut. “Semoga persoalan bisa selesai setelah dikaji tim, biar warga tidak resah lagi,” tandas Paryanto.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge