0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dituduh Mencuri Perahu, Seorang Nelayan Dimassa

Sragen – Nasib apes dialami Tukino (42), warga Dukuh Gondanglegi, Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, Sragen. Gara-gara dituduh mencuri perahu di kawasan Waduk Kedung Ombo (WKO), ia menjadi korban amuk massa.

Korban yang tak terima dengan aksi massa tersebut akhirnya melaporkan ke aparat kepolisian setempat. Aksi pengeroyokan itu diduga didalangi Sugiyarto, warga Sumberan, Wonoharjo, Kemusu, Boyolali.

Aksi pengroyokan itu bermula, ketika Sugiyarto dan sejumlah teman lainnya resah karena  perahu nelayan di sekitar WKO bagian Kemusu, Boyolali sering hilang karena dicuri. Kebetulan Sugiyarto mendengar di wilayah Gilirejo ada orang yang akan menjual perahu. Karena beberapa waktu lalu, perahu kerabatnya yang bernama Suparmin hilang dicuri, Sugiyarto bermaksud mengecek dan memastikan perahu yang dijual tersebut hasil curian atau bukan.

Kemudian Sugiyarto menuju rumah Tukino untuk menayakan perihal perahu yang akan dijualnya. Tukino sediri merasa kaget, lantaran dirinya tidak merasa akan menjual perahu. Bahkan tidak curiga dengan gelagat Sugiyarto yang menuding maling, Tukino sendiri mau diajak menuju rumah Kades Gilirejo, Ahmadi. Hanya saja, saat berada di rumah perangkat desa itu, korban merasa dihakimi akhirnya tak terima memilih kabur melarikan diri.

Namun tindakan korban itu memicu emosi Sugiyarto dan temannya hingga meneriaki korban maling. Seketika massa yang berkumpul di rumah kades itu mengejar dan menangkap korban. Seketika korban langsung dikroyok dan dimassa belasan massa. Tak pelak, korban sendiri babak belur hingga tubuhnya memar.

Korban yang tidak terima akhirnya melaporkan aksi pengeroyokan  yang dialaminya tersebut ke Polsek Miri, Sragen. Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi, melalui Kasubag Humas AKP Mulyani, Senin (8/10) mengatakan, polisi masih melakukan pengusutan kasus pengroyokan yang dituding pencuri tersebut. “Secara pasti untuk mengungkap kasus itu, kami masih melakukan pengusutan lebih lanjut,” kata AKP Mulyani.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge