0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Gudang Semen, PT KAI Diminta Beri Tali Asih Warga

Gudang semen di Purwosari (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo —  Pemkot Solo meminta kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memperpanjang tenggat waktu yang diberikan kepada warga Joho, RT 7/RW 10, Kelurahan Manahan, Banjarasari, Solo untuk mengosongkan rumahnya. PT KAI berencana membangun gudang semen di atas lahan yang saat ini masih dijadikan pemukiman 11 Kepala Keluarga (KK) di wilayah tersebut.

Terhadap masalah tersebut, Pemkot mempunyai kewajiban untuk melakukan mediasi antara warga dengan PT KAI. “Kami berupaya meminta KAI agar memberikan tenggat waktu yang memadai. Di satu sisi, kami menghargai hak-hak privat KAI, dimana dalam hal ini status warga hanyalah penyewa,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Budhi Suharto kepada wartawan, Senin (8/10).

Sekda menegaskan, intervensi Pemkot hanya sebatas pada upaya menjaga stabilitas wilayah agar jangan sampai terjadi keresahan di lingkungan masyarakat setempat. “Kami berharap PT KAI melakukan pendekatan kepada masyarakat secara humanis,” tambahnya.

Selain meminta kelonggaran tenggat waktu, Pemkot juga menyarankan PT KAI agar memberikan tali asih pada warga. “Kami sudah meminta kepada Lurah setempat agar mengkomunikasikan dengan KAI. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari keresahan warga dan kepercayaan yang diberikan pada pemerintah,” tegasnya.

Sebelumnya, PT KAI meminta kepada 11 KK yang berada di kawasan tersebut untuk pindah lantaran akan dibangun sebagai perluasan gudang semen milik KAI. Warga hanya diberi jangka waktu 14 hari untuk mengosongkan lahannya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge