0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Daging Merah Bisa Sebabkan Kematian Dini

Untuk menjaga kesehatan, para pria disarankan untuk mengurangi konsumsi daging berlemak (Dok.Timlo.net/nin)

Timlo.net — Para peneliti dari Harvard School of Public Health merilis hasil penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi daging merah dihubungkan dengan sebuah resiko yang lebih besar terhadap kematian dini. Hasil penelitian ini didapatkan dari data para peserta penelitian yang dikumpulkan selama lebih dari dua puluh tahun. Semakin banyak daging merah baik dari sapi, domba atau kambing, semakin besar kemungkinan para peserta mati lebih awal.

Jadi kenapa daging merah tidak sehat?

Pertama, daging merah telah dihubungkan dengan penyakit jantung. Lemak jenuh dan kolesterol di dalam daging sapi, domba dan babi dipercaya memainkan peran dalam resiko penyakit jantung koroner.

Jenis zat besi yang ditemukan pada daging merah, dikenal sebagai zat besi heme juga dihubungkan dengan serangan jantung dan penyakit jantung fatal. Sodium dalam daging olahan mungkin meningkatkan tekanan darah, yang merupakan salah satu faktor penyakit jantung. Zat-zat kimia lain yang digunakan dalam daging olahan mungkin mempengaruhi terbentuknya penyakit jantung dengan merusak pembuluh darah.

Daging merah juga telah dihubungkan dengan peningkatan resiko kanker kolorektal dan kanker lain. Dan lagi-lagi, zat besi heme bisa jadi adalah dalang dari resiko tersebut-karena zat besi ini lebih mudah diserap di  dalam tubuh daripada bentuk-bentuk zat besi lainnya dan bisa menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel-sel tubuh. Senyawa oksidatif yang merusak ini bisa tercipta saat daging dimasak dengan temperatur tinggi, demikian dilansir dari LA Times.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge