0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anak di Wonogiri Masih Terbelenggu Banyak Masalah

Budisena, Sekda Wonogiri (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Aneka permasalahan hingga kini masih saja membelenggu kehidupan anak-anak di Wonogiri. Mulai dari persoalan pendidikan, moral, hingga payung hukum kebebasan anak.

“Beragam permasalahan tersebut semestinya perlu segera dicarikan solusi. Pasalnya keberadaan anak sangat menentukan dalam proses pembangunan daerah,” kata Sekda Wonogiri, Budisena saat membuka sosialisasi kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (8/10).

Menurutnya, selama ini masih ada anggapan di masyarakat bahwa yang namanya pendidikan itu hanya tanggungjawab sekolah. “Juga masih sering terjadi kasus-kasus pelecehan sosial terhadap anak. Sementara payung hukum kebijakan kebebasan anak masih minim,” jelas Sekda.

Anak-anak di Wonogiri menempati posisi sepertiga dari jumlah penduduk. Berdasar data di BPS, sekitar 30 hingga 36 persen dari 1,2 juta warga Wonogiri adalah anak-anak.

“Sehingga perlu pengintegrasian hak-hak anak ke dalam setiap proses penyusunan kebijakan dan kegiatan pembangunan,” lanjut Sekda Budisena.

Langkah tersebut diawali dan dilandasi komitmen pimpinan daerah dan dilanjutkan pembentukan gugus tugas. Dilanjutkan melibatkan forum-forum anak, lembaga masyarakat dalam setiap kebijakan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge