0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Suka Duka Mancing Mania

Sudah Habis Ratusan Ribu kok ya Tidak Dapat Ikan?

Penghobi mancing di WGM rela kungkum dalam air untuk memperoleh ikan, Minggu (7/10). (Dok.Timlo.net/ Aris Arianto)

Wonogiri — Mancing merupakan hobi yang jika diseriusi membutuhkan kesabaran dan biaya tinggi. Dibuktikan para mancing mania di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Meski keluar duit hingga ratusan ribu, seringkali tak ada satupun ikan yang didapat.

Beberapa mancing mania yang ditemui Timlo.net mengaku setiap kali berangkat ke WGM mesti menyiapkan kocek berlebih. Tak hanya puluhan bahkan mencapai ratusan ribu rupiah.

Pengeluaran besar tersebut meliputi pembelian umpan, pengadaan persediaan peralatan mancing, transportasi, dan makan. Uang semakin bertambah dikeluarkan jika mereka berniat bermalam di waduk.

“Harga cacing jenis Bayem sebagai umpan sekarang sekilonya Rp 90 ribu, kemudian untuk makan plus rokok habis Rp 50 ribu, beli bensin Rp 20 ribu, terus stok persediaan alat pancing Rp 10 ribu, semua itu hanya untuk satu kali berangkat Mas, padahal banyak yang dalam satu minggu sampai 3 kali mancing, ya tinggal mengalikan saja,” ungkap Agus S (38), penghobi mancing asal Laweyan, Solo, di perairan WGM, Minggu (7/10).

Besarnya pengeluaran seringkali tidak diimbangi hasil yang didapat. Agus bertutur tidak jarang dirinya pulang dengan tangan hampa. “Ya, namanya mancing Mas, harus sabarlah,” tandasnya.

Suripto (54), pemancing lain asal Gentan, Sukoharjo menambahkan lantaran tak ingin bolak-balik dari rumah ke WGM, dia dan rekannya memilih bermalam di waduk. Dengan konsekuensi penambahan pengeluaran untuk membayar warga sekitar dalam menyediakan makanan.

“Untuk makan biasanya kami bayar warga sekitar, malam kami mancing atau tidur di pinggir waduk, besoknya baru pulang, kalau tidak ada ikan ya kadang kami beli di nelayan,” terang Suripto.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge