0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Jadi Petruk

Wayangan syukuran Jokowi jadi Gubernur DKI Jakarta, Sabtu (6/10) malam. (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Susilo Thengkleng digelar di halaman Balaikota Surakarta, Sabtu (6/10). Dengan mengusung lakon ‘Wahyu Kumolo Sejati’, dalang Ki Susilo Tengkleng merepresentasikan tokoh Petruk yang merupakan sosok seorang rakyat jelata bisa mengalahkan raja-raja lalim dari berbagai kerajaan. Tontonan wayang tersebut juga diselingi dengan dagelan-dagelan lucu sehingga masyarakat yang menonton pagelaran kala itu tertawa terpingkal-pingkal.

Acara tersebut merupakan ungkapan syukur atas kemenangan Joko Widodo (Jokowi) dan ucapan terima kasih kepada warga Solo karena telah mengikhlaskan pemimpinnya menjadi Gubernur DKI Jakarta. Hal itu diungkapkan Ketua Komunitas Baju Kotak-kotak Solo, YF Sukasno saat ditemui  di sela-sela acara pagelaran wayang kulit. Dirinya juga mengatakan diangkatnya tokoh petruk merupakan simbol, bahwa melalui tokoh petruk tersebut juga menggambarkan kebersatuan masyarakat di bawah pimpinan petruk dan menyelesaikan pekerjaan apapun dengan bergotong royong.

“Tokoh petruk ini merupakan gambaran dari seorang pemimpin yang berasal dari rakyat,” ujar politisi PDIP tersebut.

Lebih lanjut dia mengatakan setelah Petruk menjadi raja, nantinya dia bersama rakyat akan mewujudkan tatanan kenegaraan yang lebih baik. Tokoh petruk ini mewakili sosok Jokowi yang berjuang untuk rakyat sampai saat ini. “Petruk ini merupakan gambaran dari sosok Jokowi,” tambah pria yang juga sebagai ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) tersebut.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge