0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nguter Ditetapkan Sebagai Kampung Jamu

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya didampingi Ibu Etty Wardoyo Wijaya saat minum jamu massal di Alun-Alun Satya Negara. (Dok. Timlo.net/ Sahid)

Sukoharjo — Desa Nguter, Sukoharjo akan ditetapkan sebagai Kampung Jamu. Pencanangan Nguter sebagai Kampung Jamu, rencananya dilakukan pada November 2012 mendatang, dihadiri perwakilan Menko Perekonomian, Gubernur Jawa Tengah, dan kepala daerah se-Soloraya.

Kasubag Pemberitaan Media Massa dan Santel Pemkab Sukoharjo, Suharno, menjelaskan, kepastian pencanangan Nguter sebagai Kampung Jamu muncul saat rapat koordinasi (Rakor) yang digelar antara perwakilan Menko Perekonomian, Pemkab Sukoharjo, Pengurus Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia Jawa Tengah, Pengurus Koperasi Jamu (Kojai) Sukoharjo dan Kwarcab 11.11 Sukoharjo, di Sekretariat Daerah Pemkab Sukoharjo, Jumat (5/10).

“Dalam Rakor tersebut dipastikan, Nguter akan ditetapkan sebagai Kampung Jamu. Pencanangan akan dilakukan pada 22 November mendatang. Dilakukan dengan serangkaian kegiatan, di antaranya seminar tentang jamu dan minum jamu massal yang diikuti 10.000 hingga 15.000 anggota Pramuka se-Kabupaten Sukoharjo yang rencananya dicatat dalam rekor MURI,” ujar Suharno.

Diharapkan, pencanangan Nguter sebagai Kampung Jamu dapat mendorong dan memotivasi masyarakat dalam mengembangkan tanaman obat keluarga (Toga) sebagai bahan jamu dan obat keluarga.

“Diharapkan masyarakat termotivasi mengembangkan Toga dan gemar minum jamu untuk kesehatan. Sebagaimana Sukoharjo mampu membuktikan sebagai juara satu lomba tanaman obat keluarga tingkat nasional,” imbuhnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge