0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Srimpi Wursito Rukmi, Gambaran Keindahan Wanita

Srimpi Wursito Rukmi dipentaskan di Sasana Semuwo, Jumat (5/10) malam. (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Empat penari wanita dengan gemulai menari diiringi gendhing Ladrang Wursito Rukmi. Itulah sekilas gambaran Tari Srimpi Wursito Rukmi yang dipentaskan di Pagelaran Sasana Semuwa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Jumat (5/10) malam.

Wakil Pengageng Sasana Wilapa, KP Winarno Kusumo mengatakan, tarian tersebut menggambarkan tentang keindahan dan lemah gemulainya seorang wanita. Namun di satu sisi, wanita juga mempunyai peran dalam membela dan menjaga negaranya. Dalam hal ini bisa diartikan dengan melestarikan budaya dan kesenian bangsa.

“Tarian ini menggambarkan bahwa selain wanita mempunyai sisi keindahan, mereka juga harus mampu dalam membawa dan menjaga negaranya,” urainya.

Tarian ini merupakan tarian pertama dalam pagelaran Gelar Kesenian Rakyat mempengingati penghargaan Fukuoka Jepang yang berhasil diperoleh GKR Koes Murtiyah Wandasari dalam bidang seni dan budaya. Penghargaan yang diperoleh putri PB XII ini dengan mengusung Tari Srimpi Nugraha. Penghargaan ini sendiri merupakan penghargaan yang telah lama tidak diperoleh negara Indonesia selama 12 tahun sejak tahun 2000.

Dalam sambutanya, Gusti Moeng –demikian GKR Koes Murtiyah akrab disapa, mengaku senang lantaran mendapatkan penghargaan khususnya di bidang seni dan budaya yang berasal dari leluhur bangsa.

“Penghargaan di bidang seni dan budaya ini merupakan tanda bahwa kebudayaan kita memang diakui oleh bangsa lain, dan saya merasa senag bisa mendapatkan perhargaan tersebut,” ungkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge