0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cegah Hama Tikus dengan Burung Hantu

Sejumlah petani melakukan gropyokan tikus. (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Untuk menekan hama tikus yang menyerang areal persawahan, petani di wilayah Boyolali diminta untuk menangkarkan Burung Hantu atau Manuk Ceguk.

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, di sela-sela panen raya di Dibal, Ngemplak, Kamis (4/10) mengatakan, penangkaran burung hantu sendiri sudah dilakukan di Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak. Dampaknya, menurut Bibit, serangan dan perkembangbiakan hama tikus bisa berkurang. Gubernur sendiri berencana membuat sentra penangkaran burung hantu di setiap kabupaten di Jawa Tengah.

“Petani wajib meniru apa yang dilakukan petani di Tlogoweru dengan membuat penangkaran burung hantu,” tandas Gubernur.

Penangkaran burung yang memiliki nama latin Tyto Alba lalu diberikan kepada petani atau diletakkan di kawasan lahan yang rawan serbuan tikus. “Burung itu makan tikus, setiap malam selalu berburu tikus. Dengan penglihatan yang tajam pada kegelapan malam, di mampu memburu musuh petani itu dengan tepat,” imbuhnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge