0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perluasan Gudang Semen

Warga Bantaran Rel Purwosari Tetap Menolak Digusur

Spanduk penolakan perluasan gudang semen di Stasiun Purwosari (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Di tengah penolakan warga atas keberadaan gudang semen Purwosaari, PT KAI Daop VI Yogyakarta tetap memberikan deadline waktu selama 14 hari. Deadline tersebut terhitung sejak surat PT KAI perihal pengosongan/pembongkaran bangunan di bantaran Purwosari tertanggal 24 September 2012.

Penegasan tersebut disampaikan PT KAI kepada 11 warga bantaran rel Purwosari dalam suratnya tanggal 4 Oktober 2012. Dalam surat bernomor UM.001/X/D6-2012 yang ditandatangani Executive Vice President Daop VI Yogyakarta Sudjajanto SH itu, PT KAI menegaskan akan keputusan dalam surat tanggal 24 September 2012 yang berisi perintah pengosongan/pembongkaran bangunan bantaran Purwosari.

Salah seorang warga, Mariyanto mengatakan surat tersebut diterima Kamis (4/10). “Kami menerima surat tersebut kemarin saat kami beraudiensi dengan DPRD,” ujarnya kepada jajaran Komisi I DPRD Surakarta yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di bantaran Purwosari, Jumat (5/10).

Menurut Mariyanto, surat PT KAI tertanggal 24 September memerintahkan 11 warga mengosongkan lahan dengan tenggat waktu 14 hari sejak tanggal surat itu. Kemudian disusul dengan surat kedua yang juga memerintahkan 20 warga untuk mengosongkan lahan. “Totalnya 31 warga, namun yang 20 warga belum ada tenggat waktunya,” ujarnya.

Dijelaskan Mariyanto, 11 warga yang mendapat surat pertama itu berada di RT O7/RW 10 Kampung Joho ,Kelurahan Manahan, Banjarsari. Pengosongan itu akan digunakan sebagai perluasan gudang semen Purwosari. Sementara pengosongan 20 warga berada di RT 07 dan RT 06/RW 10 akan digunakan untuk perluasan truk semen.

Terkait hal surat dải PT KAI tersebut, warga menyerahkan permasalahan itu kepada DPRD. “Kami menyerahkan permasalahan ini kepada DPRD. Yang jelas kami menolak keberadaan gudang semen dan menolak digusur,” ujar Dian Sakti Kusumo, selaku Ketua Forum Joho Bersatu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge