0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Sidak Gudang Semen Stasiun Purwosari

Jajaran Komisi I DPRD Solo saat Sidak di gudang semen Stasiun Purwosari (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Komisi I DPRD Solo akan mengecek lebih jauh apakah gudang semen di Stasiun Purwosari telah mengantongi ijin analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) atau belum. Hal ini dikarenakan berdasar fakta di lapangan, warga sekitar merasa terganggu dengan keberadaan gudang semen PT Holcim tersebut.

Keberatan warga atas gudang semen itu diketahui secara langsung saat Komisi I DPRD Solo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke gudang semen Purwosari, Jumat (5/10). Sidak dipimpin Ketua Komisi I Marijuwono dengan diikuti Wakil Ketua Komisi I Dedy Purnomo, anggota Komisi I Chumaison, Marhaeni dan Heny Nogogini

Saat Sidak tersebut, para legislator melihat secara langsung kondisi gudang semen yang dinilai menjadi penyebab polusi udara. “Akan kita lihat ijinnya seperti apa. Kalau sudah ada ijinnya apakah sudah diperbaharui. Faktanya keberadaan gudang ini memang menggangu. Kalau dulunya mungkin ijin truk kecil kemudian sekarang dilalui truk besar maka akan dilihat ijinnya seperti apa,” ujar Ketua Komisi I Marijuwono di sela Sidak.

Seusai melihat kondisi gudang semen, Komisi I juga mengunjungi warga Joho, di sebelah gudang semen yang mendapat perintah pengosongan. Warga yang diwakili Ketua Forum Joho Bersatu, Dian Sakti Kusumo, Lurah Manahan Susanta dan beberapa warga lainnya menyatakan menolak adanya gudang semen dan juga menolak penggusuran.

“Sebenarnya kami sudah menyampaikan terkait polusi ini kepada Pemkot beberapa bulan lalu. Saat itu Pemkot sudah melihat realitas di lapangan kemudian mengirim surat kepada PT KAI terkait keberatan warga atas polusi udara. Kemudian dari PT KAI mengatakan akan berembug dengan warga sehabis Lebaran. Tapi sampai saat ini tidak ada tindak lanjut,” ujar Lurah Manahan, Susanta kepada para legislator.

Pantauan Timlo.net di lokasi, beberapa truk melakukan aktivitas bongkar muat semen. Lokasi di sekitar gudang semen cukup menimbulkan debu mengingat kondisi musim kemarau dan juga lokasi depan gudang yang berupa tanah biasa tanpa adanya paving ataupun pengeras jalan lainnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge