0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petani Diminta Waspada

Hiii! Hama Kutu Putih

Hama Kutu Putih di Boyolali. (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Kemarau panjang tahun ini (2012) membuat Dinas Pertanian Perkebunan Kehutanan Pemkab Boyolali segera meminta petani untuk waspada dengan serangan hama kutu putih. Musim kemarau kemarau merupakan saat perkembang biakan hama yang hidup bergerombol ini.

Kepala Distabuhud Boyolali, Bambang Purwadi mengimbau para petani untuk lebih teliti bila tanamannya diserang hama kutu putih. Seperti 2008 lalu, serangan hama kutu putih menghabiskan ratusan tanaman pepaya.

“Petani kan sudah punya pengalaman mencegah serangan kutu putih, sehingga bila tahun ini ada serangan lagi, maka bisa secepatnya dicegah dan dibasmi,” ungkap Bambang Purwadi, Kamis (4/10).

Hama kutu putih ini menyerang bagian batang, daun dan buah. Kutu Putih ini biasanya menyerang dengan cara bergerombol, bagian tubuh kutu putih yang terdapat getah seperti lendir dan lengket memenuhi bagian pohon dan sulit dihilangkan. Bagi masyarakat, kutu putih sering disebut belangga karena bagian buah yang diserang akan berwarna hitam legam dan setelah itu mati. Pada 2008, seluruh tanaman pepaya di wilayah sentral pepaya seperti Mojosongo, Musuk dan Teras musnah diserang kutu putih.

Tanaman yang terserang kutu putih tidak akan bertahan lama bila tidak segera dibersihkan. Karena belum ada pestisida yang tepat, petani hanya menggunakan air sabun untuk membasminya. Hama ini sendiri akan hilang bila hujan turun.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge