0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gagal Dialog dengan Pemilik Oven Tembakau, Warga Kecewa

Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Boyolali Sidak ke lokasi oven tembakau yang dikeluhkan warga (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Pencarian solusi terhadap dampak asap dan abu oven tembakau di Dukuh Jembungan, Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Rabu (/10) deadlock. Pasalnya, dialog yang akan difasilitasi Komisi IV DPRD Boyolali gagal karena pihak pemilik dan penyewa oven tidak hadir. Padahal mereka sudah diundang dalam pertemuan tersebut. Komisi pun akhirnya hanya melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi oven tembakau.

Warga yang terkena dampak polusi oven tembakau mengaku kecewa dengan tidak adanya itikad baik dari pemilik dan penyewa oven. Padahal warga berharap, pertemuan yang difasilitasi DPRD, dimana juga terdapat Camat Banyudono Paiman, Kapolsek Banyudono AKP Joko Sugianto, bisa menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami kecewa sekali, harapan kami ya di pertemuan ini sebetulnya,” tandas Topo, seorang  warga.

Hal senada diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Boyolali, Mulyanto. Pihaknya sangat kecewa dengan ketidakhadiran pemilik dan penyewa oven sebagai orang yang bertanggung jawab akan polusi yang dikeluhkan warga. ”Kita juga kecewa, harapan kami bisa dialog langsung dengan pemilik, tapi ternyata tidak datang,” ungkap Mulyanto.

Untuk sementara, Komisi IV DPRD Boyolali meminta Camat Banyudono menjadi fasilitas dalam penyelesaian masalah ini. Komisi meminta pihak kecamatan mempertemukan warga yang protes polusi oven tembakau dengan pemilik dan penyewa oven.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge