0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DP Ketat, Kredit Konsumtif Tetap Melesat

Ilustrasi (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo —  Kebijakan Bank Indonesia (BI) memperketat down payment (DP) alias uang muka kredit, sejauh ini belum berdampak signifikan pada kondisi pasar. Laju kredit konsumtif, khususnya untuk kepemilikan kendaraan bermotor dan properti tetap saja melesat sebagaimana tanpa adanya pembatasan DP minimal.

Hal itu diakui Pejabat Sementara (PjS) Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Eko Purwanto, saat ditemui wartawan di kantor setempat, Rabu (3/10).

Menurutnya, kebijakan BI menerapkan regulasi DP minimal 25 persen bagi kendaraan roda dua dan 30 persen bagi kendaraan roda empat, sejauh ini tak memengaruhi respon masyarakat atas kepemilikan kendaraan. Termasuk kepemilikan properti dengan DP minimal 30 persen untuk rumah tipe 70.

“Konsumsi (kredit) masih stabil. Dampaknya belum tampak secara signifikan karena baru efektif per 15 Juni kemarin,” ujarnya.

Adapun guna mengetahui secara pasti dampak pembatasan uang muka minimal ini, setidaknya harus dikaji hingga akhir tahun mendatang. Mengingat saat ini belum begitu terlihat pengaruhnya lantaran pada Agustus lalu ada momentum Lebaran, sehingga kebutuhan masyarakat terfokus untuk Hari Raya.

“Kita lihat barangkali di akhir semester ini. Di Desember barangkali bisa kita lihat perkembangannya, khusus untuk dampak peraturan Bank Indonesia terhadap kredit konsumtif,” kata Eko.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge