0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dispertan Beri Tanda Hewan Qurban dengan Cat Semprot

Sapi kurban harus bebas penyakit Antrak (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Solo – Pengawasan terhadap hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha (Idul Qurban) mulai diintensifkan. Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Solo siap menerjunkan jajarannya untuk melakukan pemeriksaan hewan ternak di sejumlah pedagang dan penampungan hewan di Kota Solo.

Tim Dispertan Kota Solo yang beranggotakan sekitar 40 orang tersebut mulai bergerak seminggu menjelang Hari Raya Qurban. Mereka akan mendatangi sejumlah pedagang dan penampungan hewan ternak untuk melakukan pemeriksaan.

“Dari hewan yang telah diperiksa, akan kami beri tanda dengan menggunakan cat semprot pada bagian punggungnya. Untuk hewan qurban yang layak disembelih akan diberi tanda huruf ‘L’. Sementara untuk hewan qurban yang tidak layak atau tidak sehat untuk disembelih, akan diberi tanda huruf ‘X’,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Dispertan Solo, Herry Mirna Margawati kepada wartawan, Rabu (3/10).

Sementara, penyakit yang dapat dilihat secara fisik yang rawan diderita oleh hewan qurban meliputi pink eyes, penyakit kulit dan diare. “Kalau pasca pemotongan, biasanya cacing hati,” ungkapnya.

Tahun lalu, peredaran hewan qurban yang masuk ke Kota Solo sekitar 11.000 ekor lebih. Dari jumlah tersebut, terdiri dari sapi sekitar 3000 ekor dan kambing yang mencapai 8000 ekor.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge