0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Qurban, Dispertan Perketat Peredaran Hewan Ternak

Sapi kurban harus bebas penyakit Antrak (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Solo – Pengawasan peredaran hewan ternak di Kota Solo mulai dilakukan secara intensif. Menjelang Hari Raya Qurban, Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Solo menggiatkan  pemeriksaan secara klinis terhadap hewan kurban di penampungan hewan, terutama yang berasal dari luar wilayah Solo.

Kepala Dispertan Kota Solo, Wenny Ekayanti menjelaskan, pihaknya ingin memastikan bahwa hewan ternak dalam kondisi sehat dan layak untuk dijadikan qurban. “Kami pastikan hewan kurban harus aman, sehat, utuh dan halal (ASUH),” katanya kepada wartawan, Selasa (2/10).

Untuk pasokan dari dalam Kota Solo, Wenny menyoroti hewan ternak yang berasal dari peternak yang berada di sekitar kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo. Alasannya, hewan ternak yang berada di kawasan tersebut disinyalir mengandung kadar timbal yang terlalu tinggi.

Salah satu solusi agar sapi dari kawasan tersebut aman untuk dikonsumsi adalah dengan mengarantina ternak Putri Cempo selama 6 bulan lamanya. Dalam waktu tersebut, hewan ternak tidak boleh digembalakan di TPA Putri Cempo agar kadar timbal yang ada di dalam daging bisa turun.

Sementara, pasokan hewan ternak dari luar kota yang perlu diperhatikan secara khusus adalah pasokan hewan ternak yang berasal dari daerah Sragen dan Boyolali. Dari kedua daerah tersebut, dikhawatirkan terjangkit endemis Anthrax.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge