0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Angkutan Umum dan Daging Ayam Picu Deflasi di Solo

Daging ayam (ilustrasi) (dok.timlo.net/indratno epriliyanto)

Solo — Kelompok transportasi dalam hal ini angkutan umum dan komoditas daging ayam ras, turut memberikan andil atas terjadinya deflasi di Kota Solo pada September 2012 sebesar 0,57 persen.

Berdasarkan perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta mencatat adanya deflasi sebesar 0,57 persen di Kota Bengawan.

Kepala Seksi Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta, Herminawati, mengatakan pada September 2012 kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,76 persen.

“Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi pada kelompok ini adalah angkutan antarkota, angkutan udara dan kereta api,” ungkap Herminawati, saat ditemui wartawan di kantor setempat, Selasa (2/10).

Khusus untuk angkutan antarkota memberikan andil inflasi sebesar -0,102 persen. Sementara angkutan udara dan kereta api, masing-masing memberikan andil inflasi -0,012 persen dan -0,001 persen.

Adapun untuk daging ayam ras, Herminawati menyatakan, pada September lalu komoditas tersebut mengalami perubahan harga sebesar -6,616 persen, sehingga memberikan andil inflasi -0,131 persen. Terjadinya deflasi di Kota Solo juga turut disumbang empat komoditas utama lainnya, yakni kelapa, bawang merah, telor ayam ras dan bayam.

Sementara itu, BPS Kota Surakarta mencatat laju inflasi tahun kalender (Januari-September) 2012 sebesar 2,03 persen. Adapun untuk laju inflasi year on year (September 2012 terhadap September 2011) tercatat sebesar 3,19 persen.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge